SuperWash, Waralaba Laundry Siap Mendunia

superwash
Sumber :
  • franchiselaundry.com


Sistem franchise, adalah sistem kerjasama franchise dengan menggunakan sistem dan brands SuperWash. Mitra sebagai pemilik bisnis dan mengelola workshop secara langsung. Sistem ini berupa pembayaran royalti tiap bulan kepada pusat.


Dua paket ditawarkan dalam sistem ini. Pertama, paket Premium. Minimal kapasitas produksi 120 kg/hari, cuci satuan 25 pcs/hari. Paket ini menjanjikan delapan bulan kembali modal. Kedua, paket VVIP. Minimal kapasitas produksi 80 kg/hari, 25 pcs/hari. Paket ini menjanjikan sembilan bulan modal kembali.

Sistem bisnis opportunity, adalah sistem kerjasama non-franchise. Sistem ini menggunakan sistem SuperWash, tetapi tidak menggunakan brands Super Wash atau sistem lepas. Modal bisa kembali dalam kurun waktu sembilan bulan, tidak dikenakan kerjasama fee dan support, 100 persen keuntungan milik mitra.

Ekspansi ke Luar Negeri
Meski bisnisnya sudah menggurita, Virdi ogah membeberkan berapa omzetnya secara detail. Namun, sambil tersenyum, Virdi hanya menyebut omzet per bulan dari seluruh gerainya di Indonesia mencapai miliaran rupiah.

"Kalau itu rahasia perusahaan. Ya dengan gerai yang lebih dari 200 di seluruh Indonesia, per bulan sudah mencapai miliaran," kata Virdi.

Meski sudah hampir menguasai bisnis waralaba laundry di Tanah Air, anggota Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Yogyakarta itu, akan melakukan ekspansi ke luar negeri. Negara Asia Tenggara jadi sasaran Virdi. Sesuai dengan visinya, Franchise Laundry terbaik di Asia dengan 500 gerai pada tahun 2015 yang ternama dan terkemuka karena kualitas dan inovasi layanannya.

Saat ini, keperluan dan semua persyaratan untuk ekspansi ke luar negeri, sedang disiapkan oleh tim khusus yang dibentuknya. "Kalau pewaralaba di Indonesia dibutuhkan biaya antara Rp70 juta hingga Rp100 juta, maka di luar negeri pasti lebih tinggi biayanya," ujar Virdi.

Sementara itu, sang istri, Novita (27 tahun), mengatakan hingga saat ini karyawan SuperWash yang ada di kantor pusat tidak banyak, hanya 20 orang. Mulai dari tenaga mencuci pakaian, marketing.

"Motto perusahaan kita memanusiakan manusia, sehingga seluruh karyawan akan mendapatkan apa yang menjadi haknya. Bahkan karyawan bagian marketing jika mendapatkan pelanggan besar, maka mereka mendapatkan persentasi penghasilan atas prestasi kerjanya," ujar Novita, yang dipercaya mengelola keuangan SuperWash.