Televisi Pengajar Kekerasan
Sabtu, 26 September 2015 - 00:24 WIB
Sumber :
- VIVAnews/Anhar Rizki Affandi
Pribudiarta mengatakan banyak film animasi yang tidak aman bagi anak-anak tapi lolos sensor LSF.
Baca Juga :
Pada akhirnya, orang tua lah benteng utama dan terakhir bagi anak-anaknya. Anak-anak dibebaskan, dilarang, atau dibatasi menonton televisi, semua bergantung sepenuhnya pada orang tua. Anak-anak dilarang menonton televisi tetapi bebas memanfaatkan ponsel atau komputer yang terkoneksi dengan internet pun sepenuhnya tanggung jawab orang tua.
“Makanya saya bilang pengawasan orang tua kadang kurang. Anak, kan, sebenarnya enggak boleh menonton TV. Tayangan SU sekali pun perlu bimbingan juga,” kata dia.
Orang tua harus meluangkan lebih banyak waktu untuk anak. Orang tua bisa berdiskusi banyak hal dengan anak-anak, termasuk memberikan bimbingan saat menonton televisi. Di saat yang sama, orang tua dapat menyisipkan nilai-nilai agama, nilai yang baik dalam keluarga, mengajarkan berbagai keterampilan hidup buat anak.
“Orang tua kita melakukan ini, kita juga. Kalau contohnya bagus, ya, bagus jadinya. Tapi kalau contohnya jelek, ya, jadi jelek,” ujar Pribudiarta. (ren)
Lilis Khalisotussurur turut melaporkan