Pertaruhan Maut Memburu Harta

Pengunjung mengamati barang koleksi Barang Muatan Kapal Tenggelam (BMKT) yang dipamerkan di Galeri BMKT, Gedung Mina Bahari IV, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Jakarta, Selasa, 14 Maret 2017.
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

Selanjutnya...Enam Harta Legendaris

Enam Harta Legendaris

Menurut situs History.com, yang dirilis pada 14 November 2016, setidaknya ada enam harta karun paling terkenal yang hingga saat ini masih ditelisik dan diburu keberadaannya.

Pertama, Tabut Perjanjian. Benda yang dianggap suci ini disebutkan berlapis emas yang menjadi peti penyimpanan sepuluh perintah Tuhan dan benda berharga lainnya yang diturunkan kepada Musa sebagaimana tertulis dalam kitab suci orang Ibrani dan kitab Perjanjian lama umat Kristen. Tabut Perjanjian dilaporkan hilang setelah orang-orang Israel kembali ke negerinya usai dibuang ke Babylonia.

Ada yang mengatakan bahwa tabut tersebut bisa saja dihancurkan oleh kerajaan Babylonia yang sempat menjajah Israel. Namun para arkeolog dan pemburu harta karun hingga saat ini, masih tetap melakukan pencarian tabut itu sejak lebih  dari 100 tahun silam.

Kedua, harta karun Montezuma. Harta ini dimiliki oleh Kaisar Montezuma di Ibu Kota Aztec, Tenochtitlan pada tahun 1519. Pada saat itu, tentara Spanyol yang dipimpin oleh Hernan Cortez menginvasi Aztec dan membantai kota tersebut agar dapat menguasai wilayah itu.  Namun meskipun Spanyol  telah menguasai wilayah tersebut, harta Montezuma tidak bisa ditemukan oleh Cortes dan tentaranya.

Teori yang berkembang menyebutkan bahwa harta tersebut masih berada di bawah danau Texcoco meskipun pencarian demi pencarian di danau itu, nyatanya tak membuahkan hasil. Sementara keyakinan lainnya menyebutkan bahwa harta itu telah dibawa lari oleh 2000 orang menuju bagian selatan Utah, Amerika Serikat.

Ketiga, harta karun Blackbeard. Salah satu bajak laut yang paling terkenal di dunia bernama Edward Teach yang dikenal dengan nama Blackbeard yang berlayar dengan kapalnya Queen Anne’s Revenge ke Spanyol dengan membawa emas, perak dan berbagai harta dari Meksiko dan Amerika Selatan. Namun pada akhir tahun 1718, kapal Angkatan Laut Inggris berhasil menangkap Blackbeard dan mengambil alih kapalnya.

Sebelum dihukum mati, Blackbeard mengklaim bahwa dia memiliki harta karun tersembunyi namun tak mau memberitahukan lokasinya hingga dia menjemput ajal. Sejak saat itu, para penguber harta karun menjadikan harta Blackbeard sebagai salah satu harta yang paling dicari dengan mempelajari perjalanan dan jejak si bajak laut Blackbeard. Harta bajak laut itu diduga tersimpan antara pantai Virginia’s Chesapeake hingga ke pulau Karibia dan Cayman.