Pertaruhan Maut Memburu Harta
- ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan
Keempat, harta Karun Lima. Pada tahun 1820, atas desakan pemimpin revolusi Peru, Jose de San Martin, pemerintah Spanyol menyewa kapal Inggris yang dipimpin William Thompson untuk menjemput harta yang diklaim Spanyol hasil penaklukan kekaisaran bangsa Inca. Namun setelah menjemput harta tersebut dengan kapalnya Mary Dear, William Thompson justru membunuh prajurit Spanyol yang ingin mengawal dan mengambil harta tersebut.
Kapal Thompson sempat dikejar militer Spanyol, dia beserta seorang rekannya ditangkap. Thompson disebutkan berjanji akan memberitahukan letak harta tersebut. Namun, pada saat mereka tiba di pulau Cocos yang saat ini disebut Kostarika, Thompson tersebut berhasil melarikan diri ke hutan dan tidak pernah ditemukan. Lebih dari 300 ekspedisi disebutkan telah berupaya menemukan harta karun Lima. Didalamnya terhadap patung emas Bunda Maria dengan hiasan permata yang nilai untuk patung itu saja, dipatok hingga $US 200 juta.
Salah satu harta karun yang ditemukan dari kapal karam di Samudera Atlantik. (REUTERS/Schmitt family via 1715 Fleet - Queens Jewels, LLC)
Kelima, harta karun Mosby. Pada Maret 1863, Kolonel John Singleton Mosby menumpuk harta yang terdiri dari emas, perak dan berbagai permata bernilai lebih dari $US350 ribu yang dirampasnya dari para tuan tanah dan pemilik perkebunan di Virginia, Amerika Serikat. Namun saat Mosby ingin membawanya, dia dan prajurit gerilya diserbu oleh pasukan Konfederasi Union.
Disebutkan bahwa Mosby menyuruh anak buahnya segera mengubur harta tersebut di tanah yang ditandai dengan pisaunya sendiridi antara dua pohon cemara. Belakangan diketahui bahwa anak buah yang menyembunyikan itu ditangkap dan dihukum gantung, sementara Mosby melarikan diri. Diduga, harta tersebut masih terkubur di hutan Fairfax County, Virginia.
Keenam, emas Nazi di danau Toplitz, Austria. Menjelang berakhirnya Perang Dunia II dan kala Jerman “mencium” kekalahan, rezim Nazi disebutkan berusaha menyembunyikan berbagai peninggalan termasuk harta yang dimiliki selama enam tahun dari hasil rampasan di berbagai museum dan dari para keluarga Yahudi kaya di seluruh Eropa. Salah satu yang menjadi objek pencarian yaitu harta yang diduga disembunyikan Nazi di dana Toplitz, di hutan Alpine di Austria.