Umrah Mandiri, Seru dan Menantang

Diah Andrini Dewi, Pelaku Umrah Mandiri
Sumber :
  • dok. pribadi

Tak berhenti di sana, perburuan tiket masih berlanjut mengingat dia harus berangkat dari Ho Chi Minh City atau yang biasa dikenal Saigon, Vietnam. Lagi-lagi dengan upayanya yang keras, Nurul berhasil mendapatkan harga tiket penerbangan Jakarta - Kuala Lumpur, Kuala Lumpur - Saigon, serta tiket pulang kembali menuju Jakarta dengan total harga tak sampai Rp2 juta tanpa bagasi.

Nurul tak sendiri. Diah Andrini dan Julia Wingantini juga melakukan hal yang sama. Mereka memburu tiket pesawat murah untuk berangkat umrah. Diah yang merupakan karyawan swasta di Jakarta ini bercerita, tak ingin melewatkan kesempatan emas saat Agustus 2016 lalu ada tiket promo untuk penerbangan Kuala Lumpur - Jeddah - Kuala Lumpur. 

Fantastis, karena Diah hanya membayar seharga Rp1.300.000 sudah termasuk bagasi 30 kg untuk keberangkatan Februari 2017 silam. Sementara tarif penerbangan Jakarta - Kuala Lumpur - Jakarta, ia membelinya dengan harga Rp980 ribu. Agak berbeda dengan Diah, Julia, saat dihubungi VIVA.co.id, Kamis, 24 Agustus 2017, mengaku mendapat harga tiket Rp5.400.000, namun untuk rute penerbangan langsung Jakarta - Jeddah - Jakarta. 

Murahnya harga tiket pesawat menuju Jeddah, Arab Saudi, saat masa promosi rupanya menjadi salah satu cara jitu menyiasati biaya umrah agar lebih hemat. Pemangkasan tarif dinilai sangat menggiurkan dibanding memilih umrah dengan jalur reguler bersama agen travel. Umrah model ini biasa disebut dengan umrah mandiri atau backpacker. Selain faktor murah, rupanya ada beberapa hal lain yang membuat banyak orang tertarik melakukan perjalanan ibadah ini dengan cara tersebut.

                                                                Diah Andrini Dewi, Pelaku Umrah Mandiri

Selanjutnya, umrah mandiri.

Umrah Mandiri

Istilah umrah mandiri atau umrah backpacker muncul untuk menggambarkan aktivitas umrah yang dilakukan seseorang dengan biaya lebih murah dibanding umrah reguler yang tarif paketnya sudah ditetapkan agen travel. Namun, umrah mandiri bukan berarti tanpa bantuan agen. Sebab, pembuatan visa dan landing arrangement atau pengurusan segala sesuatu di Arab Saudi tak bisa dilakukan sendiri. 

Menurut Diah, umrah mandiri tanpa bantuan agen memungkinkan dilakukan jika seseorang memiliki visa bisnis atau kerja, visa panggilan bagi yang memiliki kerabat di Arab Saudi sebagai penjamin, atau visa transit. Namun, negeri tersebut, berdasarkan hukum Islam dan alasan keamanan, juga mewajibkan setiap wanita untuk memiliki mahram atau pria yang haram untuk dinikahi sebagai pendamping. Karenanya, bagi calon jemaah wanita yang ingin melakukan umrah mandiri dan berangkat sendiri, Surat Keterangan Mahram jadi syarat yang dibutuhkan.