Nah Lo, Jet Tempur Amerika Sengaja Tembak Jatuh Drone Turki

VIVA Militer: Bangkai drone Turki usai ditembak jet tempur Amerika Serik
Sumber :
  • protothema.gr

VIVA – Sebuah jet tempur General Dynamics F-16 Fighting Falcon milik Angkatan Udara Amerika Serikat (USAF), menembak jatuh drone tempur militer Turki di wilayah timur laut Suriah, Kamis 5 Oktober 2023.

Departemen Pertahanan Amerika Serikat (DoD) membenarkan insiden ini. Sekretaris Pers Pentagon, Brigadir Jenderal Patrick Ryder, secara langsung menjelaskan bagaimana peristiwa tersebut berlangsung.

Menurut Ryder, drone militer Turki berada dalam jarak yang terlalu dekat dari pangkalan pasukan militer Amerika Serikat (AS) jarak hanya 500 meter.

Drone tempur Angkatan Bersenjata Turki (TSK) itu melancarkan serangan ke basis Pasukan Demokratik Kurdi Suriah, yang terletak sangat dekat dari basis pasukan AS.

VIVA Militer: Kepulan asap usai drone Turki ditembak jet tempur Amerika Serikat

Photo :
  • wsj.com

Setelah serangan belangsung, sejumlah tentara Amerika disebut Ryder berlarian dan berlindung di bunker yang terletak di pangkalan tersebut.

Sesaat kemudian, komando militer Amerika Serikat langsung merespons dengan pengerahan pesawat tempur F-16 untuk menembak jatuh drone militer Turki tersebut.

"(Ini adalah) insiden yang disesalkan," ucap Ryder dilansir VIVA Militer dari The Wall Street Journal.

Ryder juga memastikan, Menteri Pertahanan AS, Jenderal (Purn.) Lloyd Austin dan Kepala Staf Angkatan Bersenjata AS, Jenderal Charles Brown, langsung melakukan kontak dengan para pejabat Turki pasca kejadian ini. 

VIVA Militer: Jet tempur General Dynamics F-16 Fighting Falcon

Photo :
  • theepochtimes.com

Hal ini dimaksudkan untuk tetap menjaga hubungan baik kedua negara, yang sama-sama merupakan anggota aliansi Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO).

Amerika meyakini jika drone Turki tidak menargetkan situs militernya. Sementara, tindakan yang dilakukan disebut Ryder semata-mata hanya untuk membela diri.

"(Keputusan) dibuat berdasarkan uji tuntas dan hak bawaan untuk membela diri, dalam mengambil tindakan yang tepat guna melindungi pasukan AS,” kata Ryder," kata Ryder.

“Kami tidak memiliki indikasi bahwa Turki sengaja menargetkan pasukan AS,” ujarnya dikutip VIVA Militer dari Associated Press.