Lewis Hamilton Beli Mobil Bekas

Lewis Hamilton setelah mengunjungi markas Ferrari
Sumber :
  • Dok. Ferrari

Monza, VIVA – Lewis Hamilton ternyata tidak selalu mencari mobil baru ketika ingin menambah koleksi. Pembalap Ferrari tersebut baru saja membeli sebuah Ferrari F40 bekas yang sebelumnya lebih dari 30 tahun tersimpan di dalam garasi.

Menariknya, kondisi mobil tersebut ketika ditemukan bukan seperti koleksi supercar yang siap dipajang. Disadur VIVA Otomotif dari Slashgear, Jumat 4 September 2026, F40 tersebut disebut tertutup debu setelah lama tidak digunakan, tetapi justru kondisi dan sejarahnya membuat Hamilton tertarik untuk membawanya pulang.

Hamilton memang sudah lama menginginkan F40. Pada 2025, dia bahkan sempat mengatakan telah menjual seluruh koleksi mobilnya dan tidak lagi memiliki mobil pribadi, tetapi F40 tetap menjadi pengecualian karena merupakan mobil yang dia impikan sejak masih kecil.

Ketika akhirnya menemukan unit yang dianggap tepat, Hamilton tidak memilih jalan paling mudah dengan mencari F40 yang sudah sempurna. Mobil tersebut justru dibawa ke Maranello untuk menjalani proses pemulihan yang dilakukan teknisi dan mekanik Ferrari selama beberapa pekan.

Hasilnya kemudian terlihat saat Hamilton membawa mobil tersebut ke Sirkuit Monza untuk menghadiri Grand Prix Italia 2026. Penampilannya bersama F40 tersebut sekaligus menjadi simbol hubungan baru Hamilton dengan Ferrari setelah bergabung dengan tim Formula 1 asal Italia itu.

F40 yang dipilih Hamilton juga memiliki detail yang membuatnya semakin menarik bagi seorang kolektor. Mobil tersebut hanya memiliki jarak tempuh sekitar 69 kilometer dan masih mempertahankan cat orisinal, sementara pintu penumpangnya disebut belum pernah dibuka.

Ada pula kebetulan lain yang sulit diabaikan. Nomor mesin F40 tersebut adalah 44, angka yang selama ini digunakan Hamilton sebagai nomor balapnya di Formula 1. Hamilton sendiri mengaku terkejut ketika mengetahui kesamaan tersebut.

Pilihan terhadap F40 juga cukup berbeda dibandingkan mobil modern yang mungkin lebih mudah digunakan sehari-hari. Ferrari memproduksi F40 pada 1987-1992 dengan jumlah sekitar 1.311 unit, sehingga mobil ini sekarang lebih dipandang sebagai bagian dari sejarah otomotif sekaligus barang koleksi bernilai tinggi.

Bagi Hamilton, nilai F40 tampaknya tidak hanya ditentukan oleh kondisi atau harga pasarnya. Mobil tersebut mempunyai hubungan personal karena sudah menjadi mobil impiannya sejak kecil, bahkan ia membawa kecintaan terhadap model tersebut ketika pertama kali bergabung dengan Ferrari pada 2025.