Kredit Mobil Bekas, Untung apa Buntung?

Kalkulator
Sumber :
  • Dokumentasi Toyota Astra Motor

VIVA.co.id – Seperti mobil baru, saat ini membeli mobil bekas juga bisa dilakukan melalui kredit. Dengan sistem ini, konsumen tidak perlu menyiapkan dana dalam jumlah besar untuk mendapatkan mobil impian.

Amin, pedagang dari showroom Insanva Mobil di Mega Glodok Kemayoran Jakarta mengatakan, biasanya pembeli mobil kredit adalah pengguna langsung, bukan pedagang.

"Pedagang kan harus hitung untung lagi, jadi enggak mungkin kredit," kata Amin saat disambangi VIVA.co.id, Rabu 6 September 2017.

Amin mengatakan, saat ini mayoritas pelanggannya membeli dengan cara kredit. "Yang beli kredit bisa 70 persen, sisanya tunai,” katanya.

Sebenarnya sistem kredit menguntungkan pedagang, karena barang berputar lebih cepat.

Lalu bagaimana bagi konsumen?

Tanti pedagang dari ruang pamer Jordy Mobil mengatakan, jika jeli dalam memilih, membeli mobil bekas dengan sistem kredit lebih menguntungkan dibandingkan dengan sistem tunai.

“Uang yang dikeluarkan pertama kali tidak banyak,” katanya.

Selain itu dari sisi keamanan surat, leasing akan mengecek terlebih dulu. Jika ada kejanggalan, pasti leasing menolak membiayai.

Lalu pilih mobil dengan masa pemakaian 2-5 tahun, sehingga belum rewel dan banyak keluhan. Sementara dari harga biasanya mobil bekas pakai sudah jatuh .”Jadi Anda lebih diuntungkan.”

Pilih juga tenor dua sampai empat tahun, sehingga cicilan tidak berat.

Sementara bicara soal kerugian, Tanti mengatakan, konsumen harus membayar bunga. Sementara saat membeli tunai, harga bisa lebih murah jika dihitung secara keseluruhan. "Makanya, dihitung dulu," ujar dia.