Saktiawan Sinaga Mantan Timnas yang Pamer Mobil Orang di Parkiran

Saktiawan Sinaga bersama Timnas Indonesia dan Mercedes-Benz S-Class
Sumber :
  • Screenshoot Instagram

VIVA – Pesepakbola mantan timnas Indonesia, Saktiawan Sinaga menjadi perbincangan setelah videonya saat menendang salah satu penonton di Liga 3 viral di media sosial. Aksi koboinya mendapatkan hujatan dari berbagai pihak.

Penyebab Saktiawan kesal dengan penonton hingga menghampirinya ke tribun, lantaran dia merasa menjadi sasaran teriakan ketika membuat pelanggaran dalam pertandingan Medan Utama melawan Tanjungbalai United.

Atas tindakannya wasit memberikan kartu merah kepada mantan pemain PSMS Medan tersebut. Sebagai pemain senior sudah cukup banyak pertandingan besar yang dihadapinya, salah satunya Piala AFF pada 2004.

Saat ini kasus tersebut sudah diambil alih oleh Komisi Disiplin Asprov PSSI Sumatera Utara. Di luar dari kejadian tersebut, ternyata Saktiawan memiliki Instagram pribadi dan salah satu postingannya berpose dengan mobil mewah.

Mobil mewah tersebut adalah Mercedes-Benz dengan pelat nomor luar negeri, tidak diketahui lokasi negara saat dia berswa foto di depan sedan tersebut.  

Merangkum dari beberapa sumber seperti dikutip Viva Otomotif, Jumat 3 Desember 2021, Mercedes-Benz S-Class yang menjadi objek foto Saktiawan Sinaga bersama timnas Indonesia lainnya adalah model lawas buatan 1991.

Mobil sedan buatan Jerman itu memiliki kode W140 sebagai pengganti W126 yang pertama kali dibuat pada 1979 atau lebih dikenal Mercy Eagle. Secara teknologi tentunya lebih canggih, begitu juga dengan performa mesinnya.

Pasalnya S-Class lansiran 90-an tersebut dibekali fitur ESP atau Electronic Stability Programme, adaptive damping, brake assist, hingga pintu dan bagasi dapat menutup sendiri dengan sistem vakum serta bantuan sensor.

Dapur pacunya menjadi paling besar, sebab W140 menjadi mobil mewah pertama Mercedes-Benz yang dipersenjatai mesin 12 silinder atau V12 dengan kapasitas 6.000cc. Tenaga maksimal yang dapat disembutkan 410 dk.

Hadir dalam beberapa varian, memasuki 1992 S-Class tipe 300SEL digunakan sebagai kendaraan tamu negara di KTT Non-Blok, kemudian 600SEL sebagai tunggangan Presiden Soeharto mulai 1995, hingga menurun ke presiden lainnya.

Berkaca dari kebutuhan konsumen yang terus berubah, dan perkembangan teknologi akhirnya sedan dengan kode sasis W140 itu digantikan dengan W220. Secara dimensi lebih kompak, dengan bodi yang tidak terlalu panjang.