Lebih Laris Mana, Mobil Bekas Transmisi Matik atau Manual?

Deretan mobil bekas di WTC Mangga Dua, Jakarta Pusat.
Sumber :
  • Yasin Fadilah

VIVA.co.id – Penjualan mobil bekas bertransmisi matik cukup tinggi. Hal itu dibuktikan dengan lebih banyak mobil matik yang terjual dibandingkan mobil bertransmisi manual, khususnya di perkotaan.

Penggawa diler mobil bekas Chelsea Mobil, Teddy menilai, banyak konsumen yang membeli mobil matik karena transmisi model tersebut dianggap lebih mudah dalam hal pengoperasiannya.

"Konsumen pilih matik karena mereka enggak mau capek menyetir mobil. Dan umumnya, pola pikir mereka sudah terbentuk, kalau yang punya matik itu kalangan menengah ke atas," kata Teddy kepada VIVA.co.id di Bintaro, Jakarta Selatan.

Dia mengungkapkan, dilernya lebih banyak menjual mobil matik ketimbang manual, dengan perbandingan tujuh banding tiga. Kecenderungan konsumen mencari mobil matik, tak terlepas dari kondisi jalan yang semakin padat.

"Kalau masyarakat perkotaan itu memang lebih cenderung memilih matik. Kalau ada beberapa diler yang laku jual manual, itu konsumennya pasti berasal dari luar Jakarta,” ungkapnya.

Hal yang sama diungkapkan Manajer Senior WTC Mangga Dua, Herijanto Kosasih. Ia melihat, penjualan mobil bekas di WTC Mangga Dua didominasi oleh mobil bertransmisi matik.

"Tren sudah bergeser. Orang Jakarta itu lebih senang yang matik, karena mereka lebih senang yang mudah, gampang menyetirnya," ungkapnya. (ase)