Penyebab Kerusakan Head Unit Mobil dan Biaya Perbaikannya

Ilustrasi sistem audio mobil.
Sumber :
  • VIVA.co.id/Jeffry Sudibyo

VIVA.co.id – Head unit atau tape mobil merupakan perangkat hiburan utama saat berkendara. Namun, seperti komponen mobil lainnya, head unit juga bisa mengalami kerusakan. 

Menurut Dwi Nur Ahmadi, teknisi Braling Teknik Audio Service, kerusakan pada head unit sebenarnya tergantung pada jenis yang digunakan.

"Untuk head unit yang standar (single-din) biasa kerusakannya di pemutar compact disc (CD). Yang model double din biasanya optik dan layar sentuhnya," ujar Nur ditemui VIVA.co.id di MGK Kemayoran, Jakarta, Kamis 13 April 2017.

Nur mengatakan, kerusakan head unit touchscreen biasanya ditandai dengan layar yang tidak sesuai dengan sentuhan jarinya. Jika sudah begini, maka head unit harus dibongkar untuk diperbaiki atau paling parah harus diganti perangkatnya.

Kerusakan head unit, kata pria yang sudah delapan tahun bergelut di perbaikan audio ini, juga diakibatkan usia pakainya. Jika standar pabrikan memakai perangkat yang bermerek, maka bisa bertahan lebih dari satu tahun. 

"Pakai head unit yang China paling setahun langsung tewas karena komponen biasanya jelek. Kalau pakai head unit yang bermerek biasa rusaknya hanya software saja, komponennya lebih kuat," kata Nur.

Ongkos perbaikan

Menurut penelusuran di Mega Glodok Kemayoran (MGK), Jakarta Pusat, ada beberapa toko yang menyediakan jasa khusus servis head unit, salah satunya Bahari Teknik. Juragan Bahari Teknik, Imam, mengatakan, head unit bisa saja diperbaiki. Untuk biayanya, tergantung kerusakan dan merek head unit.

Kalau yang rusak optik saja dan head unit itu adalah merek asal China, biayanya Rp250 ribu. Sedangkan jika merek Jepang seperti Pioneer, biaya servis optik mencapai Rp800 ribu. "Optik itu untuk membaca data keping CD atau DVD," ujarnya.

Menurutnya, head unit standar pabrikan mobil jarang mengalami kerusakan bagian optiknya. Kerusakan umumnya terjadi pada rangkaian yang digunakan untuk keluar masuk keping. Jika harus diganti, biayanya sekitar Rp250 ribu.

Komponen lain yang juga kerap rusak adalah USB. Hal ini bisa saja terjadi pada head unit aftermarket maupun standar bawaan mobil. Jika harus diperbaiki, biayanya mencapai Rp250 ribu.

Sementara jika IC (Integrated Circuit) yang rusak, maka biaya reparasinya Rp700 ribu. IC umumnya digunakan sebagai penguat dan pengolah sinyal suara dari DVD atau USB. (one)