Ternyata Orang Baru Punya Mobil 'Ditandai' Pihak Leasing

PT BFI Finance Tbk menyasar nasabah di Pulau Bali. Foto ilustrasi kredit kendaraan.
Sumber :
  • Duitpintar.com

VIVA.co.id – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Republik Indonesia sedang getol mengawasi secara ketat transaksi perusahan leasing kendaraan bermotor dengan para nasabah. Tak heran jika pengawasan ketat ini berdampak dengan menurunnya penjualan mobil di tahun ini.

Pengawasan ini perlu dilakukan OJK untuk menghindari kredit macet. Apalagi Non Performing Loan (NPL) kini diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), maka leasing jadi lebih selektif. Imbasnya, pengawasan ketat akan dialami orang yang baru pertama kali memiliki mobil.

Fransiscus Soerjopranoto, Executive General Manager PT TAM, mengatakan jika tingkat kredit macet terjadi maka pihak leasing akan mendapat penalti dari OJK yang secara tidak langsung akan mempengaruhi NPL. Karena itu sangat wajar jika pihak leasing sangat selektif.

“Kalau kita lihat jualan market yang besar itu medium low ke bawah seperti first entry pindah dari motor ke mobil. Nah ini dianggap memiliki risiko besar, sehingga leasing sangat selektif. Jangan sampai ini menjadi masalah yang berpengaruh pada NPL mereka," katanya.

Sebagai catatan, Toyota juga memiliki fasilitas pembiayaan kredit lewat Toyota Finance ACC. "Jadi kita punya Toyota Finance ACC yang bundling menjadi satu, nah ini yang buat kita kuat. Sehingga jualan kita market sharenya naik dari 36,3 persen jadi 37,2 persen Januari sampai Maret," katanya. (one)