Ini Cara Agar Mobil Tetap Nyaman Meski Ceper

Modifikasi Honda Brio.
Sumber :
  • Jeffry Yanto/VIVAcoid

VIVA.co.id – Umumnya, mobil hasil modifikasi yang menganut aliran Japan Dosmetic Market (JDM) pasti memiliki ground clearance yang rendah, atau biasa dikenal dengan istilah ceper. Tentu saja, ‘perhiasan’ utamanya adalah pelek lebar yang posisinya ‘tercelup’ ke dalam spatbor.

Seperti halnya Brio lansiran 2015 milik Bongar Sinaga. Ia memang menyukai mobil ceper sejak duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMA).

“Awalnya, Honda Civic lansiran 80-an yang gue modifikasi seperti ini. Namun karena citycar lagi tren, jadi ikut-ikutan deh,” jelas anggota Honda Brio Club Indonesia (HBCI) tersebut kepada VIVA.co.id, Rabu 8 Juni 2016.

Meski jarak bodi mobil ke tanah sangat rendah, namun Bongar mengaku mobil tersebut tetap nyaman. Ia selalu menggunakan mobil tersebut setiap hari, baik untuk beraktivitas maupun saat kumpul-kumpul dengan anggota klub.

“Enggak ada perlakuan istimewa sih, memang ini mobil harian gue. Maka dari itu, gue gunakan air suspension, biar tetap stabil di jalan. Tahu sendiri jalanan di Jakarta gimana,” ungkapnya.

Sentuhan modifikasi tidak hanya pada bagian eksterior saja. Bagian kabin belakang juga penuh dijejali perangkat hiburan. Lalu, di mana ia bisa mendapat ruang untuk memasang suspensi udara?

Gue pasang di bagasi ban serep, jadi sekarang ban serep gue enggak ada. Ruangannya untuk tabung suspensi,” jelasnya.

Data modifikasi

Interior : Full Hermes

Headunit : Piooner

Speaker : Venom

Subwoofer : JBL 12 inci

Power : Monoblok Venom 4 chanel

Body : Wrapping sticker

Headlamp : Projector HID

Rearlamp : LED

Bumper depan : OEM Honda Mobilio

Grille : Custom

Bumper belakang : Parto

Velg : R17 Modisch

Ban depan : Accelera 185/35

Ban belakang : Accelera 195/40

Air suspension : Akasia K-Sport dua titik