Cara Ampuh Bikin Rantai Motor Tak Gampang Putus

Rantai motor.
Sumber :
  • selvi-aldriani.blogspot.com
VIVA.co.id
- Merawat rantai motor adalah salah satu syarat, agar si 'kuda besi' dapat tetap melaju di jalan raya secara optimal. Hal itu beralasan, sebab rantai merupakan salah satu elemen vital bagi sepeda motor.


Menurut Ahmad, selaku penggawa bengkel Eka Jaya Motor, yang terletak di Jakarta Barat, melakukan pengecekan terhadap rantai motor sebenarnya bukanlah hal yang sulit. Hal itu biasanya baru menjadi perhatian jika rantai motornya putus, atau copot di jalanan.


“Perawatan itu (rantai) mudah dilakukan. Hanya saja, banyak pengendara memandang bahwa hal ini bukanlah hal penting. Padahal, rantai adalah salah satu komponen paling penting untuk kendaraan roda dua (jika bertipe manual),” kata Ahmad, saat berbincang dengan
VIVA.co.id
, Jumat 3 Juli 2015.


Ia menjelaskan, ada lima hal yang harus dilakukan, agar usia rantai awet dan tidak bermasalah. Apa saja? Berikut ulasannya:


1. Setel rantai secara teratur


Menyetel rantai motor bukan hanya sekadar mengencangkan, atau mengendurkan rantai, tetapi juga mengatur pengunci pin sambungan, serta membersihkan kotoran, atau debu yang menempel. Akan lebih baik, apabila melakukan penyetelan rantai setiap kali motor menempuh jarak 1.000 kilometer. Untuk tingkat ketegangan rantai, sebaiknya 5–25 milimeter.


2. Pastikan rantai diolesi pelumas

Rantai motor dengan kondisi kering dan kotor sangat berpotensi mengakibatkan gear lebih cepat habis. Penggunaan pelumas rantai motor diharuskan untuk mengurangi gesekan tersebut, serta menghilangkan bunyi gesekan yang mengganggu, dan timbul ketika rantai dalam kondisi kering dan kotor.


3. Posisikan sejajar antara gear depan dan belakang


Letak gear depan dan gear belakang yang kurang sejajar bisa memengaruhi penggunaan rantai motor.


4. Bersihkan kotoran


Sepeda motor yang tidak menggunakan tutup rantai, membuat kotoran menempel di rantai. Bila dibiarkan, kotoran tersebut menyebabkan rantai cepat kering, berkarat, dan cepat aus.


5. Atur ketepatan jarak tutup rantai dan rantai


Sepeda motor yang telah menggunakan tutup rantai, baik penuh maupun yang setengah terbuka, sebaiknya dipastikan jarak antara keduanya agar benar-benar tepat, sehingga tidak ada gesekan dari rantai ke penutup. Sebab, apabila terjadi gesekan, rantai maupun penutupnya akan cepat rusak. (asp)