Belajar Bijak dari Kasus Bara Rokok Nempel di Mata Pemotor

asap rokok
Sumber :

VIVA.co.id – Saat ini cukup banyak ditemukan pengendara yang merokok saat mengemudikan sepeda motor di jalan raya. Ada anggapan, merokok sambil mengendarai sepeda motor dapat menghasilkan sensasi berbeda, serta sebagai cara untuk menghilangkan rasa kantuk.

Namun apa pun alasannya mengendarai motor sambil merokok tentu sangat berbahaya. Tak hanya dari segi kesehatan, namun juga dari segi keselamatan.

Chief Instructor Safety Riding Astra Honda Motor (AHM), Johanes Lucky mengatakan, merokok sambil mengendarai motor membuat posisi tangan pada setang kemudi tidak akan maksimal. "Potensi terlepas dari setang kemudi menjadi besar, terutama pada saat mengerem mendadak atau saat ada benturan ketika menemukan jalan rusak, bergelombang dan lainnya," kata Johanes kepada VIVA.co.id di Jakarta, Rabu 24 Mei 2017.

Selain itu, mengendarai motor juga membutuhkan konsentrasi. Dengan melakukannya sambil merokok, maka konsentrasi akan terbagi, sehingga berpotensi menimbulkan kecelakaan. "Makanya selain dari segi kesehatan, merokok sambil mengendarai motor juga sangat bahaya," ujarnya.

Apalagi, kata dia, bara api yang terdapat pada rokok akan membahayakan pengguna jalan lain dan bisa jadi mengarah ke wajah pengendara itu sendiri. Kasus ini belum lama terjadi dan menimpa seorang pemotor bernama Rendhy Moulana. Mata kanannya terluka akibat ulah pengendara lain yang mengendarai motornya sambil merokok.

Padahal saat kejadian dia sudah memakai helm dan dengan kondisi kaca ditutup. Namun bara rokok pengendara yang ada di depannya tetap bisa masuk ke matanya. Dia kemudian mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit.

"Kita edukasi juga agar pengendara gunakan helm yang ada kaca pelindungnya. Karena walaupun yang salah adalah si perokok sembarangan tersebut, tapi kalau kita terlibat dalam kecelakaan, tetap saja rugi. Tidak melihat pihak yang benar atau salah, kalau terlibat dalam kecelakaan tetap saja rugi," tuturnya.