Usia Motor Matik Lebih Pendek Ketimbang Motor Gigi?

Pengendara motor matik.
Sumber :
  • www.matickita.com

VIVA.co.id – Motor dengan genre matik saat ini tengah populer di masyarakat. Di Indonesia, populasi motor matik kian banyak dipilih lantaran dianggap lebih mudah dikendarai saat kondisi macet, dan sang pembesut tak perlu repot-repot melakukan oper gigi.

Meski demikian, motor sport atau underbone yang mengharuskan pengendara mengoper gigi saat melaju juga banyak diminati. Karena ada asumsi di antaranya soal usia pemakaian kendaraan yang dianggap lebih berumur panjang ketimbang model matik. Benarkah demikian?

Menurut Kepala mekanik bengkel Eka Jaya Motor di Jakarta Barat, Ahmad Bakrie, usia pemakaian motor gigi biasanya akan lebih panjang dibandingkan motor matik. "Kalau dilihat dari mesin memang motor manual atau gigi biasanya usianya lebih panjang dibandingkan motor matik," kata Ahmad kepada VIVA.co.id.

Ahmad menjelaskan, bila motor yang lebih sering melakukan servis di bengkelnya ialah motor matik. Hal tersebut dikarenakan mesin motor matik lebih membutuhkan perawatan. Meskipun faktor penting dari umur kendaraan yakni perawatan dan cara penggunaan motor oleh pemiliknya.

Hal ini terjadi karena motor matik menggunakan sistem transmisi yang lebih rumit, sehingga meningkatkan risiko kegagalan sistem. Di sisi lain, motor manual memiliki sistem transmisi yang lebih sederhana. "Mesin matik itu biasanya lebih sering ada penggantian onderdil, tapi pada dasarnya semua kembali lagi kepada bagaimana menggunakan dan rutinitas si pengguna dalam merawat motor tersebut,” ujarnya. (mus)