Perlunya Panaskan Mesin Motor Sebelum Tancap Gas

Ilustrasi pengendara sepeda motor.
Sumber :
  • www.welovehonda.com

VIVA – Kebiasaan sederhana yang kerap dilakukan pemilik sepeda motor sebelum melakukan aktivitas, yakni memanaskan mesin tunggangannya saat hendak digunakan. Umumnya, dilakukan antara lima sampai 10 menit. 

Namun, tak seluruh pengendara melakukan hal demikian. Ada saja biker yang langsung tancap gas karena berbagai alasan, mulai dari malas hingga terburu-buru. Akan tetapi hal ini tak boleh lagi dilakukan.

Asisten Manajer Technical Training PT Daya Adicipta Motor, Ade Rohman mengatakan, memanaskan mesin penting dilakukan. Hal ini pun perlu dicermati, yakni sistem pembakaran karburator dan injeksi berbeda. 

"Untuk yang tipe karbuator disarankan untuk dipanaskan terlebih dahulu kurang lebih dua menit supaya mesin terlumasi oleh oli dengan sempurna," kata Ade kepada VIVA di Jakarta, Senin 10 September 2018.

Ia menjelaskan, sedangkan untuk motor injeksi, memanaskan motor bukanlah kewajiban yang harus dilakukan pemilik kendaraan sebelum digunakan beraktivitas.

"PGM-FI (injeksi) pada saat mesin dihidupkan, secara otomatis putaran mesin (RPM) langsung naik ke 2.000 RPM tujuannya sama supaya oli tersirkulasi dengan baik," ujarnya.

Terpisah, Service Education Yamaha Indonesia Motor Manufacturing, Ferry, mengatakan memanaskan motor sebelum digunakan masih perlu dilakukan pengguna roda dua. “Panasin motor sebelum digunakan itu perlu," tuturnya.

Menurut dia, memanaskan mesin motor punya fungsi yakni melumasi komponen motor. Jadi, saat malam hari, seluruh oli pada mesin akan turun dan jika motor langsung digunakan tanpa memanaskan, maka bagian mesin tidak terlumasi oli secara sempurna.

"Hal ini tentunya dapat berakibat buruk bagi mesin motor. Jadi fungsi pertama yaitu melumasi part," ujarnya.