Cara Mudah Matikan Alarm Mobil Saat Remote 'Ngadat'

Alarm mobil.
Sumber :
  • Herdi Muhardi/VIVA.co.id

VIVA.co.id – Keberadaan fitur remote untuk membuka dan mengunci pintu mobil saat ini sepertinya sudah lumrah. Selain membuka dan mengunci pintu, remote juga digunakan untuk mengaktifkan alarm mobil, agar mobil terlindung dari upaya membuka paksa dan anti-starter. Dengan fungsi ini alarm tentu dapat memproteksi mobil dari tindak kejahatan.

Namun terkadang, ada momok yang kerap menghantui para pemilik mobil. Yakni tak berfungsinya remote atau hilang kendali. Nahas, apabila remote tak berfungsi saat alarm sedang aktif. Satu-satunya jalan, tentu menonaktifkan alarm terlebih dahulu, sehingga pintu mobil dapat dibuka atau ditutup tanpa bunyi alarm. Jika sudah begitu, mobil pun dapat di-starter kembali.

Ada berbagai cara menonaktifkan alarm, tergantung pada mobil yang bersangkutan dan jenis alarm yang digunakan. Seperti dilansir AstraWorld, Senin, 30 Mei 2016, pada mobil jenis Multi Purpose Vehicle (MPV), alarm dapat dinonaktifkan dengan cara membuka pintu secara manual menggunakan kunci kontak. Lalu masukan anak kunci ke lubang starter. Kemudian putar bolak-balik kunci kontak dari posisi ACC ke ON sebanyak 10 kali secara cepat dan konstan. Sebelum berhenti berbunyi, biasanya alarm akan berbunyi secara cepat kemudian berhenti.

Setelah alarm berhenti berbunyi, maka lampu kecil yang berkedip juga akan mati. Inilah indikasi bahwa alarm sudah berhasil dinonaktifkan. Jika dilakukan dengan benar, maka alarm akan berhenti berbunyi dan berhasil dinonaktifkan.

Selanjutnya mobil akan dapat di-starter kembali seperti semula. Namun, jika mengalami kesulitan dalam menonaktifkan alarm, dapat juga meminta bantuan teknisi ahli untuk melakukannya.

Jika alarm sudah nonaktif maka remote tidak dapat digunakan untuk sementara waktu. Membuka atau mengunci pintu mobil dilakukan secara manual, menggunakan anak kunci. Sangat disarankan untuk tidak terlalu lama membiarkan kondisi seperti ini karena mobil tidak dilindungi sistem alarm sehingga lebih mudah dibuka secara paksa atau dicuri.

Jika sudah begitu, disarankan segera bawa mobil ke bengkel resmi agar alarm dapat diperbaiki dan dan digunakan kembali dengan baik.

(mus)