Rifat: Kunci Selamat saat Mengemudi, Nikmati Perjalanan

Kendaraan melintas di sekitar pintu keluar Tol Brebes Timur, Jawa Tengah. Foto ilustrasi.
Sumber :
  • ANTARA/Oky Lukmansyah

VIVA.co.id – Kecelakaan ketika perjalanan mudik memang kerap ditemui saat arus balik maupun berangkat menuju tujuan. Sebenarnya penyebab kecelakaan itu terjadi karena beberapa faktor, mulai dari kondisi kendaraan dan juga karakter pengemudi itu sendiri.

Rifat Sungkar selaku duta safety driving Indonesia menjelaskan, ada beberapa hal yang harus diperhatikan sebagai bentuk antisipasi berkendara agar jauh dari bahaya. Kata dia, harus ada penanaman pikiran positif dari diri sendiri agar potensi kecelakaan tidak terjadi.

“Jadi jangan buat pressure diri kita seakan-akan ini adalah sebuah pekerjaan yang dituntut oleh waktu,” ujar Rifat, di Jakarta, Senin, 11 Juli 2016.

Menurutnya, perjalanan akan lebih baik dan menyenangkan jika kita menikmatinya dan tak ada keinginan untuk benar-benar cepat sampai ke tujuan. "Karena semua orang mempunyai nasib yang sama, itu yang perlu dicamkan baik-baik. Kalau buru-buru semua orang juga buru-buru, silakan menghormati sesama pengguna jalan,” kata dia.

Selain dari sikap pengemudi yang harus disiplin, tentu kendaraan juga perlu diperhatikan. Menurutnya, kendaraan itu ibarat partner, “Jadi keselamatan kita itu tergantung persiapan atau perawatan terhadap partner itu, rawatlah dia seperti apa yang dia butuhkan,” kata dia.

Bukan hanya itu, untuk rambu-rambu lalu lintas yang kurang memadai di beberapa ruas jalan, pembalap nasional reli ini memiliki penilaian sendiri. “Kalau kita mengandalkan tumbuhnya jalan raya di Indonesia, itu tidak akan pernah bisa mencukupi sesuai pertumbuhan kendaraan. Jadi yang perlu ditingkatkan fasilitas terhadap pengetahuan rambu-rambu lalu lintas saja dahulu. Tapi, ada baiknya rambu-rambu lebih ditambah, pinggir-pinggir jalanan ditambah,” ucapnya.