Salah Kaprah Bikin Fatal Saat Bongkar Pasang Busi

Perlengkapan kunci busi sepeda motor.
Sumber :
  • smartf

VIVA.co.id – Busi memegang peranan penting dalam proses pembakaran yang ada dalam mesin. Di mana, terjadi proses pengabutan di dalamnya. Jika busi bermasalah, efeknya proses pengabutan tidak sempurna, atau bisa membuat mesin mati.

Tidak jarang sering ditemukan motor mogok akibat busi yang bermasalah. Karena seringnya mesin mati, maka yang kerap dilakukan adalah pengecekan pada busi. Namun, tahukah Anda jika terlalu sering mencopot dan memasang busi pada saat mesin masih panas menyebabkan masalah baru seperti slek, atau dol-nya dudukan busi di blok mesin.

Akibat pembongkaran dan pemasangan busi yang terlalu sering pada saat mesin dalam keadaan yang masih panas membuat drat yang ada di blok mesin menjadi aus.

"Kalau mesin tiba-tiba mogok dan mesin masih panas, diusahakan jangan mencopot busi dulu, bisa-bisa drat yang ada di dalam blok mesinnya aus akibat proses pemuaian dan tekanan," kata mekanik Anugrah Motor, Aris kepada VIVA.co.id di Jakarta, Rabu 20 September 2016.

Aris mengungkapkan, kalau sudah slek, atau dol akan repot penanganannya. Yakni, harus dilakukan pengelasan pada blok mesin. "Kalau dipaksakan menggunakan busi dangan dudukan yang sudah slek, maka akibatnya kebocoran dan proses pengabutan tidak sempurna, atau yang lebih parah busi bisa mental jauh karena dratnya sudah aus," ujarnya.

Aris menambahkan, sebaiknya jika busi sudah terlanjur slek cepat diperbaiki, agar kinerja busi dapat maksimal. Selain itu, biaya yang dikeluarkan juga tidak terlalu mahal, hanya berkisar Rp40 sampai Rp50 ribu.

"Langsung diperbaiki kalau sudah slek, jangan menunggu kejadian yang lebih parah. Lagi pula, enggak mahal kok ongkosnya cuma Rp40 ribu, paling mahal Rp50 ribu," kata dia. (asp)