Trik Korek Tenaga Skutik Tanpa Harus Bore-up

Piston aftermarket Yamaha Mio.
Sumber :
  • VIVA.co.id/Jeffry Yanto

VIVA.co.id – Bagi Anda pengguna motor matik besutan Yamaha yang sudah mengadopsi sistem pembakaran injeksi seperti Mio J, Xeon RC, X-Ride, GT-125 dan ingin meningkatkan performa, tidak perlu melakukan bore-up.

Menurut Kepala Mekanik Ultraspeed Muktar Yusuf, untuk mendapatkan performa berlebih untuk digunakan harian, langkah bore-up dengan mengganti blok piston, dan head terbilang ekstrem. Kata dia, hal itu bisa diganti dengan penggantian injektor dan Electronic Control Unit (ECU) saja.

"Bisa gunakan injektor SRP 135cc dengan titik enam-port untuk Mio J, Xeon RC, X-Ride, dan GT-125. Serta mengganti ECU racing RC Mini plus dengan delapan-map," ujarnya saat ditemui VIVA.co.id, di Daan Mogot, Jakarta Barat, Rabu, 19 Oktober 2016.

Kata Muktar, dengan mengganti port injektor yang lebih besar, asupan bensin akan menjadi lebih banyak. "Makanya agar seimbang, pengapian dibesarkan dengan mengganti ECU, dengan begitu tenaga naik 1,5 daya kuda," tutur dia.

Agar hasilnya lebih maksimal, dia menyarankan agar motor kemudian dilakukan penyetelan ulang dengan menggunakan dyno test. "Mengubah setting-an Air Fuel Ratio (AFR) dari standar pabrik 14:5 menjadi 13:5 biar lebih basah," katanya.

Menurutnya, cara ini lebih aman jika motor digunakan untuk harian. Sementara apabila mengganti blok piston dan head, otomatis volume mesin jadi meningkat dan itu tidak aman apabila kapasitasnya terlalu besar. "Misalnya Mio J dari 110cc jadi 200cc, itu tidak masuk akal. Tapi kalau bore-up jadi 113,7cc atu 150cc masih aman lah,” tutur dia.