Gaya Baru Kuras ATM
- www.pixabay.com/jarmoluk
"Memang sistem operasi harus diperhatikan, tetapi khusus untuk teknik jackpotting, pelaku lebih menyasar aplikasi ATM yang memproses agar uang dikeluarkan. Jadi software yang menjalankan proses ATM itu yang lebih penting dijaga keamanannya," ujar Ruby.
Agar perbankan bisa segera mengganti sistem operasi Windows XP mesin ATM mereka, Pratama berpandangan, Bank Indonesia maupun Otoritas Jasa Keuangan, sampai BSSN, perlu 'turun gunung'.
Bank sentral perlu membuat aturan yang mewajibkan perbankan segera memperbaharui sistem operasi ATM mereka masing-masing. Aturan itu, perlu juga menyertakan kewajiban melakukan penambalan pada celah keamanan yang dipakai peretas untuk memuluskan aksi jackpotting.
"BI dan OJK mungkin perlu kerja sama dengan BSSN untuk mengatasi celah keamanan ini," tuturnya.
Sementara itu, BSSN, menurutnya, sudah seharusnya punya tambalan (patch) yang bisa dibagi ke perbankan untuk menutup celah keamanan. Tantangannya, adalah perlu MoU antara BSSN dan instansi pemerintah maupun pihak swasta. Proses ini diperkirakan memakan waktu.
"Perlu langkah cepat agar semua instansi pemerintah, LPNK, BUMN/BUMD, perbankan dan lainnya segera menjalin kerja sama resmi dengan BSSN, agar proses pengamanan informasi yg disediakan oleh BSSN bisa segera bisa diaplikasikan ke instansi-instansi tersebut," jelasnya.
Menjawab usulan tersebut, BSSN berpandangan, umumnya tambalan celah keamanan biasanya sudah diberikan oleh pembuat sistem operasi. Umumnya program yang mendapat tambalan adalah produk baru. Anton mengatakan, produk lama biasanya sudah tidak mendapat pembaharuan, karena diasumsikan sudah tidak digunakan.
Tips penting
Kerugian jackpotting memang lebih menyasar pada institusi perbankan, yang kehilangan uang dalam mesin ATM. Namun kejahatan lainnya, misalnya skimming, menyasar nasabah perbankan.
Untuk itu, dalam mengantisipasi kejahatan tersebut, bukan hanya perbankan yang perlu waspada. Nasabah pun perlu saksama dan jeli dalam mengakses dan memilih mesin ATM untuk memenuhi transaksinya.
Pratama menyarankan beberapa tips kepada nasabah untuk jeli dalam memilih ATM yang aman dan menghindari dari potensi korban kejahatan pembobolan ATM. Berikut beberapa tipsnya:
1. Perhatikan lokasi ATM. Gunakan ATM yang lokasinya bagus dan tertutup serta terdapat penjagaan dari sekuriti. Langkah ini setidaknya bisa mengamankan dari risiko fraud atau penipuan yang mungkin terjadi