Menanti Solusi Sengkarut BPJS Kesehatan
- ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra
Tak berhenti di sana, Komisi IX Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) pun memanggil pihak-pihak terkait untuk mencari solusi kekisruhan BPJS Kesehatan. Komisi IX akan menggelar Rapat Kerja Gabungan bersama dengan Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Kesehatan Nila Moeloek, serta Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Dewan Jaminan Sosial Nasional (DSJN) dan Direktur Utama BPJS Kesehatan Fachmi Idris pada Senin, 17 September 2018, pukul 14.00 WIB. Agendanya membahas beberapa masalah BPJS Kesehatan, termasuk upaya menanggulangi dan mengendalikan defisit keuangan.
Sementara anggota Komisi IX Irma Suryani mengatakan bahwa BPJS sangat berguna bagi rakyat. Namun Irma mengakui pelayanannya memang belum sempurna karena selain tarif yang belum sesuai, peserta tidak disiplin bayar iuran, masyarakat belum sadar kesehatan, sosialisasi yang kurang masif dan kapitalisasi yang tidak berdasarkan pelayanan. "Karena itu, solusinya akan kami bicarakan bersama besok (Senin, 17 September 2018), termasuk tentunya membahas defisit BPJS," katanya kepada VIVA, Minggu, 16 September 2018.
Upaya mengurai sengkarut BPJS ini diharapkan segera terealisasi. Pembenahan BPJS, intervensi pemerintah dan usaha yang dilakukan bersama para stakeholder, dan wakil rakyat diharapkan mendapatkan solusi tepat. Dan bagai sedang di gurun pasir, mereka semua berharap menemukan sebuah oasis.