Tajir Lewat Hijab
- Instagram Vanilla Hijab
Untuk memperkenalkan hijabnya pada dunia, Linda mengaku memiliki metode pemasaran yang sederhana. Tidak terlalu banyak melibatkan influencer ataupun artis. Yang paling utama adalah menarik perhatian customer dengan produknya itu sendiri.
Diakuinya, produknya memang sangat memiliki ciri khas. Bahkan, tanpa orang melihat logo brand, kebanyakan sudah tahu bahwa itu adalah produk Buttonscarves dengan ciri khasnya. "Sebab, kita banyak pakai water color, pakai hand painting."
Karena sangat ekslusif, produk hijab milik Linda punya harga yang cukup tinggi dengan kisaran Rp225 ribu untuk hijab polos dan Rp375 ribu-Rp395 ribu untuk model printing.
Meski bisnisnya berjalan sukses, ia tak mau membeberkan berapa omzet perbulannya. Yang pasti, kapasitas produksi hijabnya dalam satu hari bisa mencapai 2.000 pcs dengan bantuan lebih dari 40 karyawan.
Agar pelanggan tetap setia, untuk momen Lebaran tahun ini, brand-nya pun mengeluarkan produk baru dengan banyak style. Mulai dari syar'i hingga hijab instan telah dipersiapkan.
Iseng yang Menguntungkan
Jika Vanilla Hijab dan Buttonscarves merupakan bisnis hijab yang dijalani, karena ingin wujudkan mimpi jadi nyata, brand satu ini justru memulai bisnisnya karena iseng. Lia, owner Maliya Hijab justru memulai bisnis dari kegiatan isengnya. Wanita usia 36 tahun inipun bercerita, mulai menekuni bisnis hijab di tahun 2017.
"Awalnya iseng jualan hijab, ada bahan yang cocok buat hijab tawarin ke teman-teman, ternyata laku. Jadi, hijab seri pertama terjual hingga 50 pcs hanya dari keisengan saja," katanya.
Merasa peluang bisnisnya menunjukkan titik terang, mantan karyawan swasta ini terpikirkan untuk lanjut melebarkan sayap bisnisnya. Dia pun bersyukur, bisnis yang sudah dijalaninya selama dua tahun belakangan ini terus berkembang.
Lia pun mengaku, bisnis iseng yang dijalaninya hanya bermodal Rp500 ribu saja. Namun, ibu beranak satu ini tak menyangka, omzet perbulan saat pertama kali berbisnis justru bisa tembus hingga Rp1,5 juta. Meskipun terbilang baru, hijab buatan Maliya, ternyata menarik perhatian banyak pembeli. Pesanan bukan cuma datang dari Indonesia, tetapi juga dari luar negeri.
"Alhamdulillah sudah sampai ke luar negeri juga seperti Qatar & Jepang."