Siaga Darurat Kekeringan
- ANTARA FOTO/Dedhez Anggara
Menurut Kepala Balai Besar Teknologi Modifikasi Cuaca BPPT, Tri Handoko Seto, peristiwa 2015, tidak akan terjadi pada 2019. Sebab, pada 2015, ada elnino, sehingga semakin berpengaruh pada kondisi kebakaran hutan dan lahan. Saat ini, kondisi cuaca tidak seperti empat tahun lalu. "2015, ada elnino. Sekarang lemah, sehingga tidak sebesar itu potensi ancamannya," kata Seto.
Peristiwa 2015, menurut Kepala Pusat Informasi Perubahan Iklim BMKG, Dodo Gunawan, menjadi mimpi buruk. Namun, usai itu, pihaknya berbenah. Koordinasi lintas sektor berjalan dengan baik, sehingga setelah 2015, hampir tidak ada peristiwa serupa lagi. "Sejak itu, jumlah kebakaran hutan makin menurun. Cuaca fluktuasi, tetapi kesiapan lebih dikencangkan. Ini titik balik 2015," ujarnya. (asp)