Rinjani Ganggu Wisata Bali
Jumat, 6 November 2015 - 01:51 WIB
Sumber :
- PVMBG
Ngurah Wijaya belum akan mengkalkulasi tingkat kerugian akibat letusan Gunung Barujari karena aktivitas vulkanik gunung itu belum selesai alias masih dimungkinkan mengganggu lalu lintas penerbangan. "Nanti kita baru bisa berhitung secara keseluruhan ketika bencana ini sudah selesai."
Dinas Pariwisata Kabupaten Badung sedari awal memperingatkan agar penyedia akomodasi pariwisata tetap melayani para calon penumpang yang terdampak bencana itu. Dinas mengakui, berdasarkan pengamatan pada sejumlah hotel, memang banyak pembatalan atau penundaan pemesanan. Tapi banyak juga hotel yang dipenuhi pengunjung, terutama calon penumpang yang tertunda keberangkatannya.
Belum berakhir
Bandara Ngurah Rai dibuka lagi bukan karena aktivitas Gunung Barujari sudah mereda, melainkan akibat embusan angin menjauh dari Bali. Gunung api itu itu tetap memuntahkan material vulkanik berupa debu meski ada pijar dan belum diketahui kapan mereda.
Menurut Pakar Geologi, Surono, memang kecil kemungkinan letusan Gunung Barujari bakal sebesar erupsi Gunung Sinabung di Sumatera Utara. Tapi aktivitasnya yang belum diketahui sampai kapan, berarti masih ada peluang debu vulkaniknya mengganggu penerbangan di masa mendatang.
Abu vulkanik produk letusan Barujari-Rinjani, katanya, sangat halus sehingga dapat tersebar jauh dan tergantung kecepatan serta arah angin.
Surono hanya menyarankan warga sekitar Gunung Barujari tidak panik. Kawasan berbahaya hanya pada radius tiga kilometer dari gunung itu dan selebihhnya cukup aman.
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), dan lembaga terkait mengevaluasi aktivitas Gunung Barujari dan cuaca setiap enam jam. Hasil evaluasi itu pasti dilaporkan kepada instansi terkait, termasuk bandara.
Berdasarkan data kegempaan yang terekam, tremor bergerak menerus 3.025 mm (dominan 6 mm). Gempa letusan terus terekam dan potensi letusan masih tinggi. Namun, Surono menganalisis, "Dari data-data yang ada, Gunung Barujari tidak akan meletus hebat."