Demi Negara Mereka Meregang Nyawa

Dirjen Pajak.
Sumber :
  • VIVA.co.id/ Syaefullah.

VIVA.co.id – Kabar duka menyelimuti lingkungan Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan. Dua orang pegawainya tewas ditikam oleh Wajib Pajak (WP) yang berada di Desa Hilihao, Kota Gunungsitoli, Sumatera Utara, saat sedang menjalankan tugas sebagai fiskus pajak.

Fiskus dalam istilah perpajakan berarti pejabat pajak yang memiliki wewenang, kewajiban, dan larangan dalam rangka pelaksanaan perundang-undangan.

"Ada dua juru sita pelayanan pajak Sibolga yang meninggal, karena ditusuk WP," kata Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro dalam rapat kerja bersama Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat pada Selasa malam, 12 April 2016.

Kedua fiskus pajak tersebut diketahui bernama Parado Toga Fransriano Siahaan (30 tahun) - Juru Sita Seksi Penagihan Pajak Unit Kerja Kantor Pelayanan Pajak Sibolga - dan Sozanolo Lase (35 tahun) - pegawai honorer Kantor Pelayanan Pajak Sibolga.

Menurut Bambang, jika para WP mangkir dari kewajibannya kepada negara, petugas DJP tidak akan segan-segan menyambangi tempat tersebut. Dalam kasus ini, WP yang bersangkutan memang tidak patuh dan harus disita asetnya oleh DJP.

"Misalnya, dia nakal tidak bayar pajak. Sudah ditagih, tidak mau, karena alasannya bangkrut dan lain-lain. Terpaksa, kami harus tagih. Kami sita harta kamu," katanya.

Direktur Jenderal Pajak Ken Dwijugiasteadi mengungkapkan, pelaku penusukan ini  WP Badan yang notabe merupakan sebuah unit usaha. 

Kasus ini menjadi catatan kelam bagi dunia perpajakan. Di saat pemerintah tengah gencar mengejar para pengemplang pajak, nasib tak bersahabat menimpa petugas pajaknya. 

Bahkan kasus ini juga mencuri perhatian Presiden Joko Widodo. Dalam akun Twitter pribadinya @jokowi, dia menyampaikan dukacita atas meninggalnya dua petugas pajak tersebut. 

Jokowi juga meminta, kasus ini diusut tuntas pihak Kepolisian. Pelaku harus dihukum berat karena menghilangkan nyawa petugas yang tengah menjalankan tugas negara. 

"Kita berduka atas terbunuhnya dua petugas pajak KPP Sibolga yang tengah jalankan tugas negara. Usut tuntas & hukum pelakunya! -Jkw," tulis Jokowi di akun Twitter pribadinya seperti dikutip VIVA.co.id, Rabu, 13 April 2016.

Proses hukum

Saat ini Kepolisian Resor Nias di Sumatera Utara memang terus mendalami motif kasus pembunuhan terhadap dua petugas KP) di Kota Gunung Sitoli. Pelakunya pun Agusman Lahagu alias Ama Tety (45 tahun), seorang pengusaha kelapa sawit sudah menyerahkan diri.