Debat Pilkada DKI Belum Sentuh Substansi

Tiga pasangan peserta Pilkada DKI 2017 saat mengikuti debat kandidat putaran kedua di Hotel Bidakara Jakarta Selatan, Jumat (27/1/2017).
Sumber :
  • VIVA.co.id/M Ali Wafa

Said pun menyentil tingkah Ahok di segmen kelima debat. Saat itu, tiba-tiba saja Ahok maju ke tengah panggung debat dengan bertingkah bak orang yang sedang menari.

Ekspresi tak lazim itu dipertontonkan seolah-olah sedang ingin ‘menengahi’ perdebatan yang sebetulnya tidak perlu terjadi antara Anies dan Sylviana. Padahal, pada saat itu Ahok belum mendapatkan giliran tampil.
 
"Jika ditinjau dari sisi etika dan unsur kepantasan, maka tingkah laku Ahok bentuk ‘pelecehan’ terhadap forum debat. Sebab, debat sejatinya merupakan mimbar politik yang bersifat formal atau resmi. Apakah Ahok telah melanggar aturan debat? Jawabnya tidak pasti," kata Said.

Oleh karena itu, Said mengimbau dalam pelaksanaan debat ketiga atau putaran terakhir yang digelar pada Jumat, 10 Februari 2017, KPU DKI Jakarta memperbaiki beberapa kekurangan yang terdapat dalam tatib debat, dengan berkaca dari putaran pertama dan kedua.

Saling berebut elektabilitas

Pengaruh debat Pilkada DKI Jakarta juga terbaca dengan dinamika hasil polling melalui media sosial Twitter. Portal VIVA.co.id misalnya, menggelar polling atau penghitungan suara untuk calon gubernur dan wakil gubernur di Pilkada DKI 2017.

Lewat akun Twitter-nya, setelah menyaksikan Debat Kedua Pilkada DKI pada Jumat malam, 27 Januari 217, pasangan calon mana yang akan Anda pilih?

Menurut hasil polling, Minggu, 29 Januari 2017, dari total 11.475 pemilih yang mengikuti polling VIVA.co.id, sebanyak 48 persen memilih paslon nomor urut 3, Anies Rasyid Baswedan-Sandiaga Salahuddin Uno.

Dilanjut ke paslon nomor urut 2, Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat sebesar 45 persen dan paslon Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni, berada di posisi buncit yang hanya meraup suara tujuh persen pilihan netizen.

Pengumpulan pendapat netizen ini diawali VIVA.co.id untuk mengumpulkan bagaimana persepsi netizen di linimassa Twitter, setelah digelarnya debat untuk pertama kali terhadap ketiga pasangan tersebut oleh Komisi Pemilihan Umum DKI Jakarta pada Jumat 13 Januari 2017.

Selain itu, terdapat empat lembaga survei yang merilis hasil jajak pendapat setelah debat pasangan kandidat dilangsungkan, yaitu Lingkaran Survei Indonesia (LSI), Populi Center, Alvara Research Center dan Indikator Politik Indonesia. Hasil survei pula beragam.