Ponsel yang Bangkit dari 'Kubur'
- REUTERS/Brendan McDermid/Files
Meski telah berkolaborasi dengan Microsoft pun, Nokia tetap tidak bisa bangkit dari keterpurukan. Iming-iming Microsoft yang ingin bangkit bersama Nokia pun menyebabkan perusahaan Finlandia itu rela menjual seluruh saham divisi mobile-nya ke perusahaan Bill Gates itu.
Pertama mereka mengambil Nokia mobile, lalu meluncurkan Lumia bersama, tetap tidak membuahkan hasil. Microsoft pun menendang merek Nokia dan menganggap merek itu tidak lagi menjual. Kala itu, Stephen Elop, yang ditunjuk sebagai CEO, dituding sebagai orang yang paling berperan dalam membunuh Nokia.
Nokia Lumia 730 dan 830 merupakan handset terakhir yang beredar di pasaran. Microsoft, seperti dituturkan laman The Verge, memastikan jika mereka tidak akan lagi menggunakan embel-embel Nokia di belakang Lumia. Sejak saat itu Nokia mati dan tidak pernah terdengar gaungnya. Hingga akhirnya, lisensi diberikan oleh Nokia ke HMD, perusahaan yang juga berasal dari Finlandia. (art)