Melawan Aksi Teror
- VIVA.co.id/Ikhwan Yanuar
Sempat menimbulkan kepanikan, beberapa korban ledakan termasuk beberapa warga sipil akhirnya dilarikan ke beberapa rumah sakit berbeda yakni RS Premier Jatinegara, RS Budi Asih, RS Polri Kramat Jati, dan RS Hermina.
Dari penyelidikan pihak kepolisian, juga diketahui alasan serangan teror ini menyasar Terminal Kampung Melayu. Menurut Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Polisi Mochamad Iriawan, dipilihnya Terminal Kampung Melayu karena di tempat tersebut memang tengah ada pawai obor yang tentu mendapat prioritas penjagaan dari aparat kepolisian.
"Teroris ini kan acak targetnya. Kebetulan Kampung Melayu pada saat itu dalam keadaan ramai karena ada pawai obor lewat situ. Kerumunan banyak dan juga anggota kami banyak di sana," kata Iriawan.
Selanjutnya, Fakta Baru Ditemukan
Polisi Bergerak, Fakta Baru Ditemukan
Beberapa saat setelah kejadian, kepolisian langsung mengamankan lokasi kejadian. Dari hasil olah TKP, diamankan beberapa barang bukti yang diduga terkait dengan ledakan bom.
Dari salah satu barang bukti yang mencolok yakni ditemukannya setruk pembelian panci dari saku salah satu terduga pelaku bom bunuh diri.
Setruk pembelian panci di salah satu minimarket di Padalarang, Bandung, Jawa Barat ini yang semakin menguatkan dugaan awal polisi bahwa aksi teror ini dilakukan dengan bom panci. "Benar, setruk pembelian panci di minimarket di Padalarang," kata Irjen Setyo.
Di kertas setruk juga tertera bahwa panci yang diduga dipakai untuk bahan utama merakit bom dibeli pelaku dua hari sebelum bom diledakkan di Kampung Melayu. "Di setruk tertulis tanggal 22, jam sembilan membeli panci jenis presto dan nama salah satu pasar swalayan di Padalarang," tutur Setyo.
Tak hanya itu, berbekal barang bukti termasuk KTP yang diamankan di lokasi kejadian, petugas kepolisian langsung bergerak mencari informasi jaringan dari pelaku aksi teror ini. Beberapa lokasi digerebek, termasuk kontrakan Ichwan Nurul Salam yang berada di Cibangkong, Kota Bandung, Jawa Barat.
Dan dari hasil penyelidikan yang dilakukan juga terungkap fakta baru bahwa ada keterkaitan ledakan bom di Kampung Melayu ini dengan ledakan bom panci di Lapangan Pandawa, Cicendo, Kota Bandung pada Maret 2017.