Film Indonesia Mulai Jadi Incaran Investor Asing

Wiro Sableng 212
Sumber :
  • Lifelike Pictures

VIVA – Pengembangan ekosistem perfilman menjadi prioritas utama film Tanah Air saat ini. Salah satunya melalui peningkatan investasi perfilman yang didorong melalui Peraturan Presiden nomor 44 tahun 2016 yang mengeluarkan film dari dalam Daftar Negatif Investasi.

“Jadi film sekarang sudah boleh diinvestasikan oleh dalam maupun luar negeri. Selama ini orang berinvestasi di hal-hal yang biasa seperti properti atau dunia usaha. Mereka belum terpikirkan bahwa investasi di film cukup menarik. Return yang bisa didapat juga cepat,” kata Kepala Bekraf Triawan Munaf di acara Indonesia Film Business Outlook 2018, Kamis, 13 September 2018.

Film Wiro Sableng yang dibintangi Vino G. Sebastian menjadi salah satu contoh investasi asing dalam film Indonesia. Triawan memastikan walaupun investasi asing namun film Indonesia tetap sarat dengan muatan lokal.

“Jadi enggak usah khawatir kita akan diserbu asing. Sudah terbukti juga, Wiro Sableng dengan Fox International, apa kurang Indonesianya itu film? Ini membuktikan bahwa suasana kompetitif itu bisa diciptakan dengan membuka pasar kita,” tuturnya.

Harapan ke depannya, budaya Indonesia akan semakin dikenal luas di mata dunia lewat film lokal yang mendapat investasi asing. “Kita ingin investasi film ini semakin banyak agar apa yang kita miliki di Indonesia ini, talenta, budaya, tradisi, dan kesenian bisa dikemas dengan anggaran yang cukup. Kemarin kita buktikan semuanya di Asian Games,” ujar Triawan.