Pencuri Tas di Rumah Ashanty Ternyata Masih dalam Circle Keluarga

Ashanty
Sumber :
  • IG @ashanty_ash

VIVA Showbiz – Penyanyi Ashanty belakangan memiliki kabar kurang menyenangkan lantaran barang-barang berharga di rumahnya digasak pencuri. Tak sedikit, Ashanty diketahui kehilangan sebanyak 14 tas mewah, satu kamera hingga sandal dan sepatu dari brand mewah dan mahal. 

Hal itu yang kemungkinan menurutnya menjadi salah satu pemicu dirinya sakit karena kesehatan psikisnya terserang sehingga penyakit jadi mudah mengganggu kesehatannya. Apalagi, pelaku diketahui masih dalam circle keluarganya. 

Ashanty

Photo :
  • VIVA/Trisya Frida

“Waktu itu sempet down banget dengan kejadian itu, jadi mempengaruhi juga ya karena psikis itu kan yang paling cepet ke serang kalo kita psikisnya keganggu down apa ya penyakit gampang masuk,” ujar Ashanty saat ditemui di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan. 

Sementara itu, untuk tindakan terhadap oknum yang mencuri tas-tas mewahnya tersebut, istri Anang Hermansyah itu diketahui sudah memprosesnya sejak lama. Hanya saja saat ini ia menunggu reseller tempat tasnya dijual oleh sang pencuri dikembalikan. 

“Prosesnya udah selesai aku juga lagi menunggu tinggal ada satu reseller yang lumayan gak mau ngembaliin padahal tau barang itu curian tapi gak tau sampe sekarang gak mau ngembaliin,” ungkapnya. 

Ashanty mengatakan bahwa hingga minggu depan barangnya tersebut tak juga dikembalikan, mau tak mau dirinya harus menggunakan jalur hukum lagi. Padahal pelakunya sendiri sudah mengaku dan mau bertanggung jawab meskipun dengan bertahap. 

“Mungkin kalo sampe minggu depan tetep gak mau ngembaliin ya mungkin aku akan menempuh jalur hukum lagi gitu karena bagaimanapun kan namanya barang curian dan orang yang ngambil juga sudah mau untuk ngembaliin uangnya ke orang-orang ini (reseller) dengan bertahap ya,” ungkapnya lagi. 

“Tapi kalo dianya gak mau ya kan berarti tidak ada itikad baik ya,” sambungnya. 

Ashanty

Photo :
  • IG @ashanty_ash

Kejadian tidak menyenangkan untuknya itu disebut Ashanty tega dilakukan oleh saudara jauhnya sendiri. Ibu dari empat anak itu juga menegaskan bahwa pelaku bukan dari asisten maupun orang yang bekerja dengannya lantaran ia merasa kasihan mereka salah dituduh. 

“(Pelaku) Masih saudara jauh,” beber Ashanty. 

“Jadi jangan mikir kaya asisten, mba yang kerja,” lanjutnya. 

“Enggak lah InsyaAllah bukan orang-orang yang kerja lama sama aku, mudah-mudahan ya sampe sekarang jangan lah,” pungkasnya.