Hwasa Mamamoo Pakai 'Seragam Sekolah Seksi', Disandingkan Gaya Ikonik Britney Spears

Hwasa MAMAMOO
Sumber :
  • Instagram @_mariahwasa

KOREA SELATAN – “Knowing Bros” JTBC menandai episode ke-400 pada 9 September lalu dengan mengundang Mamamoo dan Hwasa menunjukkan penampilan lagu barunya “I Love My Body”. Sayangnya, tampilan Hwasa menuai kontroversi dengan gaya 'seragam sekolah seksi' serta tarian sensual yang tak pantas hingga aksinya itu ditangani pihak kepolisian.

Karena konsep “Knowing Bros” adalah sekolah, para artis keluar dengan mengenakan seragam sekolah. Hwasa yang biasanya menarik perhatian dengan pakaiannya yang tidak biasa, menunjukkan desain seragam sekolah yang berbeda dari yang lain.

Hwasa MAMAMOO

Photo :
  • Instagram @_mariahwasa

Gaya pakaiannya itu tampak seperti atasan bra atau bikini. Netizen menunjukkan berbagai reaksi terhadap desain seragam sekolah yang tidak konvensional bahkan sebelum acara tersebut ditayangkan.

"Hwasa memakai seragam sekolah dengan caranya sendiri," kata netizen.

“Seragam sekolah menjadi seksi saat Hwasa memakainya," sahut akun berbeda.

Namun rupanya, pakaian Hwasa di “Knowing Bros” bak disandingkan dengan sosok ikonik Hollywood dan dianggap sebagai penghormatan kepada Britney Spears. Bukan tanpa alasan, pakaian seragam sekolah itu sangat mirip dengan gaya pakaian Britney Spears di single legendarisnya.

Hwasa terlihat membungkus blus di bawah dadanya seperti bralette, mengenakan kardigan abu-abu di atasnya, dan mengenakan rok mini lipit berwarna biru tua sebagai bagian bawahnya. Ia melengkapi penampilannya dengan stoking abu-abu setinggi lutut dan sepatu hak tinggi ala Mary Jane. Rambutnya yang ditata ekor kuda, dihiasi dengan aksesori rambut yang mengingatkan pada permen kapas, menarik perhatian semua orang.

Beberapa orang mengkritik pakaian Hwasa sebagai 'seksualisasi seragam sekolah', namun mayoritas netizen memuji gaya fesyen dan penampilannya. Secara khusus, seorang penggemar asing berkomentar, “Hwasa terlihat seperti Britney Spears.”

Hwasa Mamamoo.

Photo :
  • Soompi

Pakaian yang disebutkan oleh penggemar ini adalah yang dikenakan Britney Spears saat membawakan lagu “Baby One More Time” pada tahun 1999. Pada saat lagu tersebut dirilis, Britney Spears, yang baru berusia 16 tahun, mengemukakan ide untuk pakaian tersebut sendiri, yang awalnya mendapat kritik karena dianggap provokatif. Namun, “Baby One More Time” menjadi ikon hit Britney Spears.

Gaya Pakaian Ikonik

Serial TV Amerika “Glee,” yang ditayangkan pada tahun 2010, membuat ulang lagu Britney Spears namun, menutupi pakaian seragamnya.

Ketika penyanyi Amerika Anne-Marie merilis video musik untuk “2002,” sebuah penghormatan nostalgia masa kecilnya, dia mengenakan pakaian yang mengingatkan pada penampilan Spears. Selain itu, bagian refrain lagu tersebut menyertakan referensi ke pakaian tersebut dan menciptakan gebrakan.

Pada tahun 2021, Tyra Banks menjadi berita utama dengan merujuk pada pakaian tersebut ketika dia muncul di “Dancing with the Stars.” Dia mengenakan rok yang lebih panjang dan menambahkan sentuhan seperti gaun, mengenakan pakaian dalam berkilau di dalam blusnya, yang menarik perhatian orang.

Hwasa Mamamoo Diselidiki Polisi

Sayangnya, Hwasa justru menampilkan pakaian tersebut dengan lebih 'provokatif' sehingga pihak keamanan menyelidiki kasus tersebut. Hwasa sendiri telah menghadapi kontroversi beberapa kali atas penampilannya. Menurut polisi pada 10 September, Kantor Polisi Seongdong Seoul dilaporkan memanggil Hwasa sebagai saksi pada untuk menanyakan maksud dan latar belakang penampilannya.

Kontroversi Hwasa Mamamoo

Mei lalu, Hwasa muncul di festival Universitas Sungkyunkwan untuk syuting “Dancing Queens on the Road” di tvN. Dia menampilkan "Don't Give" di sana.

Namun, beberapa gerakan tarian yang ditampilkan di atas panggung dinilai sensasional. Solidaritas Perlindungan Hak Asasi Orang Tua Siswa juga menuduh Hwasa atas tuduhan melakukan tindakan tidak senonoh.

Hwasa mengaku di konten YouTube Sung Si Kyung “Sung Si Kyung’s We’ll Meet” pada tanggal 4 September bahwa dia mengalami kesulitan karena komentar jahat tingkat tinggi.

"Segera setelah kami menyelesaikan konser di New York, saya langsung menangis. Kami berada di hotel, dan naik lift, dan kami semua berkata, 'Hei, kerja bagus.' Saya sudah memakai topi itu sejak saat itu, bukan? Saya cukup yakin itu adalah tangisan paling keras yang pernah saya alami sepanjang tahun. Air matanya jatuh seperti air terjun," kata Hwasa.