Ada Kabar Pemukulan Usai Shafa Haris Labrak Jennifer Dunn

Shafa Haris, pelabrak Jennifer Dunn bersama ibunya, Sarita.
Sumber :
  • VIVA/RIntan Puspitasari

VIVA – Drama keluarga Faisal Haris akhirnya menjadi konsumsi publik lantaran beberapa waktu lalu sebuah video di mana Shafa Haris, putri ketiga Faisal dengan istri sahnya Sarita Abdul Mukti melabrak Jennifer Dunn, yang ditengarai menjadi orang ketiga dalam rumah tangga Faisal dan Sarita. 

Tak cukup beredar video Shafa yang tengah mendorong Jennifer saat sedang mengantre di sebuah konter frozen yoghurt sebuah Mal di daerah Kemang, Jakarta Selatan, setelah kejadian itu,  juga beredar rekaman suara Shafa saat bertengkar hingga dipukul sang ayah. 

Ditemui di bilangan Tendean, Jakarta Selatan, Shafa yang didampingi ibunya menceritakan bagaimana kejadian tersebut bermula. 

"Keesokannya aku lagi ngerjain PR di kamar, adik, bunda lagi pergi, ada acara di luar. Terus tiba-tiba ayah masuk. Pertamanya biasa-biasa saja, lama-lama tonenya naik, aku enggak suka digituin, terus aku teriak enggak mau ngomongin tentang itu, dia teriak, terus aku bilang dad you've changed, you make me feel this way. Terus dia bilang saya hajar kamu terus sudah," ujarnya berkisah kepada VIVA.

Shafa juga membenarkan bahwa dia memang telah dipukul sang ayah di sekitar kaki dan bukan di bagian wajah seperti yang diduga banyak orang. 

"Oh enggak bukan di sini (pegang pipi), tapi dia memukul di sini (tunjuk sekitar lutut), karena aku enggak mau menghadap ke dia," tuturnya. 

Sarita sendiri menilai apa yan dilakukan suaminya tersebut berlebihan jika memang alasannya untuk memberi pelajaran pada anaknya seperti yang diakui Haris di media. Apalagi mengingat luka yang telah ditorehkan Jennifer di keluarga mereka, menurutnya apa yang dilakukan Shafa masih wajar. 

"Anak saya melakukan pendorongan atau penjambakan kepada Jennifer Dunn kan karena ada sebab, karena kami sudah setahun menahan rasa marah, menahan sakit, wajar ketika anak melampiaskan emosi itu. Menurut saya sangat ringan ya yang dibuat Shafa ke Jennifer Dunn. Jadi harusnya Haris kamu tidak perlu memukul anak saya atau tidak perlu memarahi seperti itu," kata Sarita yang mengaku sedih mengetahui anaknya diperlakukan seperti itu. 

Saat ditanya alasannya marah pada Jennifer dengan bahasa Inggris, Shafa berargumen bahwa selain dia tak begitu fasih bahasa Indonesia, dengan menggunakan bahasa Inggris kata-kata kasar bisa lebih tersamar. 

"Aku sudah kebiasaan bicara pakai bahasa itu (Inggris), kalau bahasa Indonesia formal susah dengan kata-kata yang kasar, malah tambah jelek apalagi aku masih umur segini," imbuh Shafa yang baru berusia 14 tahun ini. (hd)