SkaScoot, Sambung Aliran Ska yang Terputus

SkaScoot
Sumber :
  • VIVA/Ichsan Suhendra

VIVA – Wah (vokal), Danya (gitar), Gober (bass) dan Adi (drum) bergabung dalam SkaScoot. Sebagai pecinta musik Ska, mereka melihat minimnya regenerasi pada genre musik tersebut. Alasan itu yang buat mereka berempat memberanikan diri terjun ke industri musik dengan mengusung musik Ska.

“Kami melihat band Ska berputar di situ saja. Maka kami coba tawarkan hal baru, untuk itu SkaScoot hadir ke pecinta musik saat ini,” kata Wah saat berbincang di kawasan Jakarta Selatan belum lama ini.

Mereka datang tidak dengan tangan hampa. Satu buah karya berjudul Asyikin Aja jadi single perdana. Lagu tersebut mereka hadirkan dengan nuansa positif, lirik tak pantang menyerah dibalut musik Ska.

“Salah satunya lagu ini menceritakan ketika seseorang merasa diabaikan, jangan dibalas dengan hal negatif. Buka mata dan hati mereka, caranya tunjukkan bahwa kita bisa berkarya jauh lebih baik,” ujar Wah.

Lagu tersebut diciptakan oleh Danya. Berawal dari curahan hati para personel, tentang dikecewakan bahkan ditinggal oleh pasangan maupun teman, Asyikin Aja tercipta. Tak butuh waktu lama untuk mereka menggarap lagu tersebut.

“Kami dibantu teman-teman dari Laskar Brod. Total mengerjakan lagu ini sekitar tiga minggu,”kata Danya.

SkaScoot juga langsung tancap gas. Akan ada beberapa lagu yang mereka kemas ke dalam mini album. Pengerjaan untuk hal itu sudah hampir selesai, bahkan mereka menyiapkan tanggal istimewa untuk perilisannya.

“Kita akan bikin lebih meriah nanti. Mini album dengan lagu-lagu yang punya segudang pesan moral positif di dalamnya. Rencananya tanggal 20 Februari 2020, jadi 20220,” kata Wadi.