Ide Gila Indonesia 'Sulap' GBK Jadi Sirkuit Jalanan MotoGP

Balapan MotoGP.
Sumber :
  • Reuters/Olivia Harris

VIVA.co.id - Harapan Indonesia untuk menggelar MotoGP 2017 masih terbuka lebar. Kawasan Gelora Bung Karno pun menjadi target utama untuk dijadikan arena balap motor paling bergengsi di dunia tersebut.

Ide gila? Memang, dan hal tersebut diakui oleh Kepala Komunikasi Kemenpora, Gatot S Dewa Broto.
 
Gatot sempat bertemu dengan Managing Director Dorna, Javier Alonso, pekan lalu. Dalam pertemuannya, Gatot membeberkan kawasan GBK menjadi fokus bahasan.
 
"Opsi sirkuit banyak. Tapi, kemarin yang difokuskan adalah kawasan GBK. Dorna sangat tertarik dengan rencana kami menjadikan kawasan GBK menjadi sirkuit," kata Gatot di kantornya, siang tadi.
 
Jika memang benar kawasan GBK menjadi sirkuit MotoGP 2017, maka ini akan menjadi sejarah. Ya, sepanjang sejarah MotoGP, belum ada jalan umum yang digunakan menjadi sirkuit.
 
"Maka dari itu, Dorna sangat tertarik," ungkap pria berkacamata tersebut.
 
Yang jadi permasalahan dalam penggunaan kawasan GBK sebagai sirkuit adalah keamanan. Selain itu, syarat umum untuk sirkuit MotoGP dikhawatirkan tak bisa terpenuhi.
 
"Ada yang bilang trek lurus harus 900 meter. Tapi, Dorna tak bilang itu harus terpenuhi. Masalah keamanan bisa diatur. Tapi, pastinya dana yang dibutuhkan sangat besar," terang Gatot.
 
Sampai sekarang, Indonesia masih terlibat tarik ulur terkait sirkuit mana yang akan menggelar balapan MotoGP 2017 mendatang. Nama Sentul hampir pasti dicoret dan kemungkinan diganti oleh Sirkuit Sky Land, Sumatera Selatan, atau sirkuit baru di Tegal Alur. (one)