6 Catatan Bersejarah Indonesia di Asian Para Games 2018

Sprinter Indonesia Sapto Yogo Purnomo Raih Emas 100 M
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

VIVA – Kontingen Indonesia tampil gemilang di Asian Para Games 2018. Berstatus tuan rumah, Indonesia sejauh ini berhasil menyabet 25 medali emas.

Hingga Jumat siang, 12 Oktober 2018, Indonesia masih berada di peringkat 6 klasemen sementara perolehan medali dengan jumlah total 102 medali (25 emas, 37 perak, 40 perunggu).

Yang tidak kalah membanggakan, Indonesia kali ini juga menciptakan berbagai catatan bersejarah di sepanjang keikutsertaan di Asian Para Games.

"Selain medali, ada sejarah lain yang ditulis oleh para pahlawan olahraga kita," kata Menpora, Imam Nahrawi, dalam rilis yang diterima VIVA.

Berikut ini 6 catatan bersejarah Indonesia di Asian Para Games 2018: 

1. Atletik “pecah telur” medali di Asian Para Games. Bahkan, menjadi cabang olahraga yang paling banyak menyumbangkan medali bagi Indonesia (6 emas, 11 perak, 8 perunggu).

2. Rica Octavia memecahkan rekor Asia di nomor Lompat Jauh T20 Putri dengan lompatan sejauh 5,25 meter (melewati Siti Noor Radiah asal Malaysia 5,20 meter).

3. Putri Aulia memecahkan rekor Asian Para Games di nomor Lari 100m T13 Putri dengan catatan waktu 12,49 detik. Ia melampaui rekor pelari China Zhu Lin 13,13 detik.

4. Indonesia sapu bersih di nomor Lari 100m T13 Putri (Putri Aulia, Ni Made Ariani Putri, Endang Sari Sitorus).

5. Sapto Yogo Purnomo memecahkan rekor Asia di nomor lari 100m T37 Putra (11,49 detik). Ia melampaui rekor pelari China Yongbin Lian (11,51 detik).

6. Karisma Evi Tiarani memecahkan rekor Asia di nomor lari 100m T47/T63 Putri (14,93 detik). Ia melampaui rekor pelari Jepang Kaeda Maegawa (16,74 detik).
(one)