Soekarno

Pidato presiden Soekarno.
Sumber :
  • U-Report

Surat tersebut digunakan oleh Soeharto yang saat itu telah menjadi Panglima Angkatan Darat untuk membubarkan PKI dan menyatakan sebagai organisasi terlarang. MPRS pun mengeluarkan dua Ketetapan baru, yaitu TAP No IX/1966 tentang pengukuhan Supersemar menjadi TAP MPRS dan TAP No XV/1966 yang memberikan jaminan kepada Soeharto sebagai pemegang Supersemar untuk setiap saat bisa menjadi presiden apabila presiden sebelumnya berhalangan.

Pada 22 Juni 1966, Soekarno membacakan pidato pertanggung jawaban mengenai sikapnya pada peristiwa G30S. Pidato ini ditolak oleh MPRS hingga akhirnya pada 20 Februari 1967 Soekarno menandatangani Surat Pernyataan Penyerahan Kekuasaan di Istana Merdeka.

Soekarno pun wafat pada 21 Juni 1970 di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Subroto. Ia disemayamkan di Wisma Yaso dan dimakamkan di Blitar, Jawa Timur.

BIODATA

Nama Lengkap   : Koesno Sosrodihardjo
Nama Panggilan  : Bung Karno, Pak Karno, Soekarno
Tempat, Tanggal Lahir : Surabaya, 6 Juni 1901
Wafat  : Jakarta, 21 Juni 1970
Jabatan : Presiden RI ke-1, periode 1945-1967
   
KELUARGA  
Orang Tua : Raden Soekemi Sosrodihardjo dan Ida Ayu Nyoman Rai
Istri : Oetari
    Inggit Garnasih
    Fatmawati
    Hartini
    Kartini Manoppo
    Ratna Sari Dewi
    Haryati
    Yurike Sanger
    Heldy Djafar
Anak : Megawati Soekarnoputri
    Mohammad Guruh Irianto Soekarnoputra
    Guntur Soekarnoputra
    Rachmawati Soekarnoputri
    Sukmawati Soekarnoputri
    Taufan Soekarnoputra
    Bayu Soekarnoputra
    Totok Suryawan
    Kartika Sari Dewi Soekarno
    Sukmawati Soekarnoputri

PENIDIKAN

  • Sekolah Dasar di Eerste Inlandse School Mojokerto
  • Sekolah Dasar di Europeesche Lagere School (ELS) Mojokerto (1911)
  • Hoogere Burger School (HBS) Mojokerto (1911-1915)
  • Technische Hoge School, Bandung (sekarang namanya menjadi Institut Teknologi Bandung) (1921)

KARIER

  • Aktivis Tri Koro Dharmo (1916)
  • Aktivis Jong Java (1918)
  • Penulis di Harian Oetama Hindia
  • Pendiri Algemene Studie Club (1926)
  • Aktivis di Partai Nasional Indonesia (1927)
  • Aktivis Partai Indonesia (1932)
  • Presiden Republik Indonesia Pertama (1945 – 1967)

PENGHARGAAN

  • Gelar Doktor Honoris Causa dari 26 Universitas dalam dan luar negeri di antaranya yaitu Universitas Gadjah Mada, Universitas Indonesia, ITB, Unpad, Universitas Hasanuddin, Institut Agama Islam Negeri Jakarta, Columbia University (Amerika), Berlin University (Jerman), Lomonosov University (Rusia), dan Al-Azhar University (Mesir).
  • Penghargaan bintang kelas satu “The Order of The Supreme Companions of OR Tambo” yang diberikan dalam bentuk tongkat, medali, lencana,  dan pin berlapis emas yang diberikan Presiden Afrika Selatan kala itu, Thabo Mbeki atas jasa Soekarno mengembangkan solidaritas Internasional demi melawan penindasan dari negara-negara maju serta menjadi inspirasi bagi rakyat Afrika Selatan dalam melawan penajahan dan membebaskan diri dari politik apartheid.