Pengalaman Unik saat Interview Kerja
- U-Report
Kembali terjadi perdebatan antara ibu, ayah, dengan saya. Mereka minta supaya saya kerja di sana, tapi untuk kali ini keputusan saya sudah tidak bisa diganggu gugat lagi. Saya tetap mau fokus dengan pekerjaan saya yang sekarang. Saya percaya semua hal itu butuh proses, apa yang saya lakukan di tahun itu pasti akan berbuah kelak.
"Mom, everything's gonna be ok. Just believe Me!" kata saya. Dalam hidup saya, mungkin baru itu sekali-kalinya saya ngomong pakai Bahasa Inggris ke ibu saya. Sengaja saya bicara pakai Bahasa Inggris biar ibu saya diam dan enggak berdebat lagi dengan saya, karena saya tahu ibu saya enggak bakalan mengerti sama apa yang saya sampaikan.
Dan seperti apa yang saya omongin ke ibu saya di tahun 2009 silam, saya baik-baik saja sampai sekarang. Bersyukur ke Tuhan, saya punya kerjaan yang sesuai dengan passion saya. Orang bilang pekerjaan yang menyenangkan adalah hobi yang dibayar dan itulah yang saya kerjakan sekarang. Semua hal yang saya lakukan sekarang, semuanya berasal dari hobi dan minat saya.
Pengalaman interview kerja saya di tahun 2009 itu mungkin akan menjadi pengalaman pertama dan terakhir buat saya. Perusahaan listrik itu sendiri kabarnya sekarang sudah tutup, dan kantornya sudah berganti fungsi menjadi showroom mobil. Sakit dalam perjuangan itu hanya sementara. Bisa jadi kamu rasakan dalam semenit, sejam, sehari atau setahun. Namun jika menyerah, rasa sakit itu akan terasa selamanya. Tetap semangat yaa. (Cerita ini dikirim oleh Stefanus Sani, Bandung)