Bangku Kosong di Dalam Kelas
- U-Report
Entah kenapa di ruang kelas banyak yang membenci kehadirannya dan justru bahagia dengan ketiadaannya. Bangku kelas yang mulai kosong, kursi-kursi tua yang mulai membisu, menjadi bukti kebencian itu. Apa yang salah dari seorang guru? Bukankah mereka lahir sebagai pahlawan tanpa tanda jasa? Bukankah presiden, gubernur, menteri, bahkan pejabat negara lainnya pernah mencuri ilmu dari seorang guru?
Guru ibarat kata yang tak mampu diterjemahkan. Hidup di antara spasi kebencian, kebahagian, dan harapan. Berjalan menyusuri jarak dan membenci rasa malas. Semangat adalah kata yang harus ia pegang teguh. Satu hal yang paling ia takutkan, yakni ketika penghuni kursi beranjak pergi meninggalkan ruang kelas untuk waktu yang lama. (Tulisan ini dikirim oleh DG. Abbas)