Ini Dia Raja Ampatnya Indonesia Bagian Barat

Puncak Mandeh.
Sumber :
  • U-Report

VIVA.co.id – Beautiful things don't ask for attention-James Thurber. Berwisata ke Sumatera Barat atau Ranah Minang tidak hanya ke Bukit Tinggi, Maninjau, atau Danau Singkarak saja yang sudah populer di kalangan para traveller. Kepulauan Mandeh yang terletak di Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat semakin naik popularitasnya dua tahun belakangan ini.

Dimulai dari Sailing Mandeh 2014, pulau yang berjarak 56 km dari Kota Padang ini menunjukkan jumlah kunjungan wisatawan yang signifikan. Puncaknya adalah ketika Presiden Joko Widodo meresmikan Kepulauan Mandeh menjadi salah satu tujuan wisata nasional pada 2015 lalu. Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan sudah mempersiapkan infrastruktur pembangunan jalan dan kawasan Dermaga Tarusan, tempat kita memulai petualangan ke Pulau Mandeh.

Beberapa tempat di kepulauan yang masuk wilayah Kecamatan Koto XI Tarusan ini memang harus masuk wish list untuk dikunjungi. Jika kalian bepergian secara kelompok, banyak operator tour lokal yang akan menawarkan paket wisata One Day Tour Mandeh atau paket menginap dua hari satu malam dengan harga yang terjangkau di kepulauan yang dijuluki Raja Ampat di Barat Indonesia ini. Nah, 7 tempat berikut ini pasti akan membuat kalian berdecak kagum dan terpukau atas pesona Kepulauan Mandeh.

1. Puncak Mandeh

Puncak Mandeh terletak kurang lebih 3 km sebelum Dermaga Tarusan. Dari jalan raya, Puncak Mandeh ditempuh dengan waktu 10 menit dengan kendaraan roda dua atau roda empat. Jalan menuju Puncak Mandeh sebagian jalannya beraspal dan sebagian lagi jalan tanah. Jadi, mengendarai kendaraan off road adalah salah satu kesukaan traveller.

Jalur ini sangat cocok sekali untuk memulai petualangan. Tempat ini menawarkan pemandangan Kepulauan Mandeh dari ketinggian. Sebelum kita berlayar menuju beberapa pulau, kita bisa melihat pulau-pulau yang secara keseluruhan memiliki luas 18.000 ha ini dari Puncak Mandeh. Hal menarik lainnya yang bisa dilakukan di Puncak Mandeh adalah berfoto, baik foto grup maupun swaphoto. Jika kita kelaparan, jangan khawatir. Banyak cemilan dan minuman ringan dijual di area tersebut.

2. Cubadak Paradiso Village Resort

Kawasan Cubadak Paradiso Villa Resort telah dikelola sejak 25 tahun yang lalu oleh Gian Luigi Casalegno atau akrab disapa Nanni, seorang wanita berkebangsaan Italia. Resort indah di kawasan Kepulauan Mandeh ini berjarak 3 mil saja dari Dermaga Tarusan dan ditempuh dalam waktu 15 menit dengan menggunakan speed boat.

Tidak semua wisatawan bisa datang ke pulau yang telah terkenal di mancanegara akan keelokkan wisata lautnya ini. Jika kita ingin berkunjung ke Pulau Cubadak, kita harus meminta izin dulu kepada pihak resort setempat. Cocok untuk tempat menenangkan diri dan berbulan madu. Itulah anggapan saya mengenai Cubadak Paradiso Village Resort.

Laut yang tenang dan biru, langit yang cerah, dan suasana yang syahdu membuat para wisatawan menjadi sangat nyaman berada di sini. Mereka akan dimanjakan dengan makanan yang memiliki taste lokal dan internasional, serta dijamu dengan water sport di perairan sekitar villa setiap harinya.

3. Pulau Setan

Namanya memang agak menyeramkan. Ada yang menyebut pulau ini Pulau Sutan. Letaknya 30 menit berlayar dari Dermaga Tarusan. Pasirnya yang putih dan lembut membuat pulau ini memesona dan bersahabat untuk dikunjungi. Hadirnya water sport seperti banana boat dan flying donut menambah semarak suasana meriah di pulau ini. Cukup dengan tarif Rp 25.000 pengunjung bisa seru-seruan bermain air menyusuri perairan Pulau Setan.

4. Pulau Sironjong Gadang

Sironjong Gadang dalam Bahasa Indonesia artinya Sironjong besar. Letak pulau ini hanya 15 menit saja dari Pulau Setan. Pulau Sironjong Gadang terkenal dengan biota bawah laut dan karangnya yang cantik. Pulau ini adalah lokasi yang sangat cocok dipakai untuk snorkeling. Ikan di sana banyak sekali, serta warna karangnya bagus dan tajam. Selama satu jam kami diajak untuk mengapung di atas perairan Pulau Sironjong Gadang dengan alat snorkeling. Ikan berwarna kombinasi kuning, hitam dan biru mendominasi perairan Sironjong Gadang sore itu.

5. Cliff Jumping di Pulau Sironjong Ketek

Hanya 5 menit berlayar dari Pulau Sironjong Gadang terdapat sebuah pulau yang bernama Sironjong Ketek yang dalam bahasa Indonesia artinya Sironjong Kecil. Apa yang menarik di pulau yang kecil ini? Ternyata loncat dari tebing setinggi 15 meter tanpa alat pelindung adalah yang dicari para wisatawan.

Wisatawan akan memanjat tebing dengan seutas tali tambang setelah turun dari kapal, kemudian terjun bebas ke laut biru yang ada di bawahnya. “Ini pengalaman dahsyat saya sebagai traveller, tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata,” ujar Vio teman saya dari Lampung yang ikut dalam rombongan trip ini. Cliff jumping menawarkan keistimewaan tersendiri dalam perjalanan mengarungi Teluk Carocok Painan ini. Pacuan adrenalin ketika meloncat dari tebing dengan sambutan lautan biru tosca membawa sensasi yang tidak biasa bagi setiap pelancong yang datang ke sini.

6. Pulau Kapo-Kapo

Kepulauan Mandeh tidak hanya menawarkan pemandangan serba biru, tapi juga mata akan dimanjakan dengan hijaunya bakau di area Pulau Kapo-Kapo. Berlayar 30 menit dari Dermaga Tarusan, tibalah di surga bakau yang elok memesona. Tanaman-tanaman bakau tersusun rapi menjelang dermaga. Bakau tumbuh dan ditanam sudah sejak lama di pulau ini. Pulau ini dihuni oleh 30 kepala keluarga, 100 jiwa, dan mayoritas warga bermata pencaharian nelayan.

Pantai di Pulau Kapo-Kapo cukup landai dan air lautnya yang tenang serta pasir pantai yang putih membuat saya enggan untuk beranjak dari pulau kecil ini. Jika wisatawan mengambil paket menginap satu malam, di Pulau Kapo-Kapo tersedia homestay yang nyaman.

7. Air Terjun Sungai Gemuruh

Sebagai tujuan terakhir dari One Day Trip ke Kepulauan Mandeh ini, tidak lengkap rasanya bila tidak mengunjungi Air Terjun Sungai Gemuruh. Air Terjun ini serasa penyejuk di kawasan Kepulauan Mandeh yang didominasi oleh air laut.

Terletak di Kampung Nyalo yang berjarak 10 menit saja berlayar dari Dermaga Tarusan, Sungai Gemuruh biasa digunakan untuk berenang dan membersihkan diri setelah puas berendam air laut dan snorkeling. Airnya yang sejuk membuat para pengunjung tidak sabar ingin berenang dan turun dari kapal.

Waktu sudah melewati senja ketika berat hati kapal yang sudah membawa kami sehari ini harus kembali ke Dermaga Tarusan. Kepulauan Mandeh memang harus didatangi bagi para pecinta pantai, diving, snorkeling, dan hutan bakau. Mari kita semarakkan wisata Kepulauan Mandeh. (Tulisan ini dikirim oleh Zidnikadir)