Nasib Perawat Muda di Zaman Modern

La Erwin, mahasiswa keperawatan UMI Makassar.
Sumber :
  • U-Report

Hal ini patut diapresiasi. Organisasi profesi harus bisa menjembatani hal ini sebab hal ini sangat merugikan. Tidak hanya bagi perawat, pemerintah, namun juga penerima layanan kesehatan. Terakhir saya ingin menyampaikan pesan kepada para orang tua yang berniat menyekolahkan anaknya sebagai perawat agar berpikir seribu kali sebelum memutuskannya.

Bukan apa-apa. Jika memilih sekolah perawat hanya untuk mendapatkan lapangan kerja sebagai perawat, maka ketahuilah bahwa saat ini pengangguran sebagai perawat di dalam negeri ini jauh lebih besar dibandingkan mereka yang sudah bekerja dan mendapatkan upah yang layak. Jika memilih sekolah perawat untuk bisa bersaing di luar negeri mungkin bisa dipertimbangkan.

Akan tetapi, bapak dan ibu harus ingat bahwa memilih sekolah abal-abal adalah langkah awal menjerumuskan anak Anda menjadi seorang yang boleh jadi tidak memiliki harga diri di masa mendatang, sebab mau saja bekerja dengan segala risiko lalu tidak diberikan upah yang layak. (Tulisan ini dikirim oleh La Erwin, Makassar)