Kapal Pinisi, Diantara Bangkit dan Dilupakan
- U-Report
"Yang harus dipikirkan adalah bagaimana supaya dapat berdiri sebuah museum yang dibangun di tengah-tengah pembuatnya, dan akan menyimpan semua contoh jenis perahu yang pernah tercipta dari tangan orang-orang Ara. Selain itu, perlu memajang perkakas-perkakas yang dulu sampai sekarang. Jenis-jenis kayunya, jenis-jenis pasak,baruq, dan nama-nama papan. Semuanya pasti akan menjadi daya tarik kunjungan para turis," jelasnya.
Daya tarik wisatawan asing ke Bulukumba sesungguhnya adalah Pinisinya, bukan pantainya. Namun, Pinisi dengan dukungan pantai dan budayanya adalah hal yang sangat baik untuk dipadukan. Apalagi ditambah dengan adanya museum yang memajang segala pernak-pernik Kapal Pinisi. Jadi, museum adalah solusi terbaik bagi pemerintah apabila memang memiliki niat baik untuk pelestarian ini.
Tanpa itu, berarti mengabaikan sebuah warisan yang tak ternilai dan berpotensi untuk diklaim bangsa lain seperti Malaysia. Yang memang memiliki sejarah perahu atau Batulicin sebagai sentra baru pembuatan Pinisi yang juga dimotori oleh orang-oang Ara sejak tahun 70-an. (Tulisan ini dikirim oleh nirwandessibali)