Ketika DPR Mengutuk AS dan Inggris

Dubes AS Ralph Boyce, Dubes Inggris dan Ketua Komisi I Ibrahim Ambong pada 2003
Sumber :
  • Dok. Pribadi

Kita juga harus mengecam AS karena mengancam perdamaian dunia. Kontitusi kita menghendaki kita ikut serta dalam upaya menciptakan perdamaian dan ketertiban dunia. 

Masih segar dalam ingatan kita, ketika PBB dianggap tidak berdaya menghadapi negara-negara besar, yang memiliki hak veto, mendorong kecaman Indonesia. Disamping itu PBB tidak mendukung sikap Indonesia  dalam menentang neo kolonialisme. Maka tanggal 7 Januari 1965 Indonesia keluar dari PBB atas keputusan Bung Karno, presiden pertama Indonesia.

Disclaimer: Artikel ini adalah kiriman dari pengguna VIVA.co.id yang diposting di kanal VStory yang berbasis user generate content (UGC). Semua isi tulisan dan konten di dalamnya sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis atau pengguna.