Musim Hujan Tiba, Perhatikan Ini Sebelum Kamu Membeli Jas Hujan

Jas Hujan
Sumber :
  • vstory

VIVA – Ada pepatah mengatakan sedia payung sebelum hujan. Namun, bagaimana jika Anda sedang mengendarai motor atau sepeda? Jas hujan atau raincoat tentu menjadi barang yang lebih Anda pilih dibandingkan dengan payung. Jas hujan dianggap lebih mampu menghalang air hujan dan meminimalisir basah pada baju dan celana yang Anda gunakan.

Berbagai macam merek jas hujan seperti Axio, Eiger, Aspiro, Tiger Head, dengan harga dan fungsi yang bervariasi dapat Anda temukan dengan mudah di berbagai toko online. Sebelum membeli, lebih baik Anda mengetahui dulu poin-poin yang harus diperhatikan dalam memilih jas hujan. Berikut adalah tips pemilihan jas hujan yang baik.

Pilih Produk yang Sangat Tahan Air

Sebagai perlindungan dari hujan, Anda membutuhkan jas hujan dengan resistensi tekanan air yang baik. Semakin tinggi nilai resistensi suatu produk, maka bahan waterproof yang digunakan semakin baik kualitasnya.

Jika Anda selalu bepergian dengan motor dalam jarak yang jauh, Anda membutuhkan jas hujan untuk berjaga-jaga saat tiba-tiba hujan turun. Anda juga tidak tahu seberapa lama Anda akan menerjang hujan. Maka, kami sarankan Anda untuk mencari produk jas hujan dengan bahan waterproof berkualitas tinggi yang tahan digunakan saat hujan dalam waktu lama.

Perhatikan Desain Produk yang Aman Digunakan

Untuk pengendara sepeda motor, pilihlah jas hujan yang terdiri atas jaket dan celana yang terpisah. Jika Anda memilih jas hujan jenis ponco, sebaiknya perhatikan panjang dari jas hujan tersebut sebelum membelinya. Karena jika terlalu panjang dan terdapat bagian yang menjuntai, hal ini akan membahayakan Anda. Karena bagian dari jas hujan tersebut dapat masuk ke rongga gear roda.

Pilih Produk dengan Bahan yang Mudah Kering

Saat digunakan menerjang hujan, pastinya jas hujan akan basah dan bagian dalamnya akan lembap. Jika tidak cepat dikeringkan, maka jas hujan akan bau dan cepat lapuk. Bagi Anda yang akan memilih jas hujan, carilah produk yang memiliki permeabilitas (kemampuan cepat kering) tinggi. Supaya air yang tersisa pada bagian luarnya akan cepat turun dan bagian dalamnya yang lembap juga akan menguap dan cepat kering.

Anda dapat mencari produk yang mampu mengeluarkan sisa-sisa air sebanyak 8000 gram dalam waktu 24 jam. Keterangan ini biasanya dicantumkan dalam deskripsi produk. Anda dapat mengeceknya terlebih dahulu sebelum membelinya.

Bahan Gore-Tex Tidak Disarankan saat Cuaca Panas

Gore-Tex adalah salah satu bahan dengan permeabilitas kelembapan tinggi dan banyak digunakan sebagai bahan untuk peralatan hiking. Bahan ini mampu mengikat panas dan memberi kehangatan pada tubuh Anda sehingga lebih cocok digunakan saat cuaca dingin atau berangin.

Bahan Gore-Tex dikhususkan untuk suhu rendah, oleh sebab itu banyak pendaki gunung memilih menggunakan jaket berbahan Gore-Tex agar suhu badannya tetap hangat. Jika Anda menggunakan jas hujan berbahan Gore-Tex pada musim panas, maka produk ini tidak akan berfungsi seperti seharusnya. Justru Anda akan merasa tidak nyaman karena kepanasan.

Pilih Produk Portabel dan Mudah Disimpan

Jas hujan menjadi peralatan yang harus Anda bawa kapanpun dan ke manapun karena Anda tidak bisa mengetahui kapan hujan akan turun. Oleh sebab itu, ukuran dan berat juga menjadi poin penting yang harus Anda perhatikan.

Saat ini sudah banyak inovasi yang dilakukan para produsen jas hujan. Anda tidak lagi menemukan jas hujan yang tebal dan berat, justru Anda akan menemukan jas hujan yang ringan dan mudah dilipat. Beberapa produk bahkan sudah menawarkan kantong penyimpanan yang tentunya akan memudahkan Anda untuk membawa jas hujan saat bepergian.

Pilihlah Produk dengan Bahan Repellency Air

Jika bahan waterproof akan membuat jas hujan tidak menyerap air, bahan repellency akan membuat air yang jatuh pada jas hujan lewat begitu saja. Bahan repellency ini adalah bahan pendukung yang akan memaksimalkan fungsi waterproof pada produk jas hujan.

Anda dapat memilih jas hujan yang dilapisi bahan PVC karena bahan ini dikenal sebagai bahan tahan air dan sulit dilewati air. Dengan bahan PVC ini jas hujan Anda akan memiliki tingkat repellency tinggi.

Setelah digunakan, bersihkan jas hujan dan lipat dengan baik agar tahan lama. Selalu bersihkan jas hujan setelah Anda menggunakannya. Anda dapat membasahinya kembali dengan air atau cukup mengelapnya dengan kain yang dibasahi air. Jemur sebentar jas hujan Anda agar kering merata dan tidak ada bagian yang lembap.

Menjemur jas hujan juga dapat mematikan bakteri yang mungkin menempel pada jas hujan. Perawatan ini harus Anda lakukan secara rutin agar jas hujan Anda awet dan dapat digunakan dalam jangka panjang.

Disclaimer: Artikel ini adalah kiriman dari pengguna VIVA.co.id yang diposting di kanal VStory yang berbasis user generate content (UGC). Semua isi tulisan dan konten di dalamnya sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis atau pengguna.