Halo
Pembaca

VIVANetworks

News

Bola

Sport

Showbiz

LifeStyle

Otomotif

Digital

Ragam

Militer

Netizen

Lintas

Informasi

Catatan Ringan: Julian “Baby Mourinho” Nagelsmann Semakin Bersinar

Jumat, 14 Agustus 2020 | 13:42 WIB
Oleh :
Foto :
  • vstory
Pelatih RB Leipzig, Julian Nagelsmann

VIVA - RB Leipzig (Jerman) kembali membuat kejutan. Leipzig menembus babak semi final Liga Champions Eropa 2020 setelah dini hari tadi mengalahkan Athletico Madrid dengan skor tipis 2-1.

Di semi final nanti, Leipzig akan bertemu klub super kaya Paris Saint-Germain (PSG). Pertemuan keduanya bak kisah David melawan Goliath, dan bila melaju Leipzig ditunggu Goliath lainnya.

Baca Juga

Pada 19 Pebruari 2020, penulis menulis pertemuan Mourinho vs “Baby Mourinho”, Siapa Menang? Dan Julian Nagelsmann berhasil membawa pasukannya menyingkirkan Tottenham Hottspurs. Akankah Leipzig terus melaju hingga babak final dan akhirnya merebut trophy si kuping besar? Dalam sepakbola tak ada yang tak mungkin.

RB Leipzig memiliki squad pemain yang merata di semua lini. Tangan dingin Nagelsmann membawa Leipzig ke papan atas Bundesliga (Liga Jerman). Leipzig meski dtinggal striker timnas Jerman Timo Warner yang musim depan berkostum Chelsea, bisa menjadi momok bagi tim-tim besar. Dan korban pertama sepeninggal Timo Werner adalah Athletico Madrid.

Pelatih Leipzig Julian Nagelsmann selama ini dijuluki sebagai “Baby Mourinho”, karena memulai karier kepelatihan sejak usia muda, sama seperti Jose Mourinho. Perbedaannya, Mourinho berhasil membawa FC Porto sebagai juara Liga Champions Eropa 2004, sementara Nagelsmann belum berhasil, masih dalam upaya untuk merebut gelar Liga Champions Eropa.

Nagelsmann adalah pelatih termuda dalam sejarah Bundesliga saat ditunjuk menjadi pelatih Hoffenheim pada Oktober 2015. Di usianya yang ke 29, di tengah pandangan sebelah mata publik sepakbola Jerman, dia sukses menyelamatkan Hoffenheim dari degradasi setelah mengambil alih jabatan dari Huub Stevens pada tengah musim 2015/2016. Dari posisi 17, Nagelsmann membawa Hoffenheim akhirnya finis di urutan 15.

Topik Terkait
Saksikan Juga
Terpopuler