Pria Ini Jual Rumah Warisan Karena Tetangga Gak Pernah Negur

tetangga
Sumber :
  • vstory

VIVA – Baru-baru ini sebuah video yang memperlihatkan seorang pria ingin menjual rumah warisannya viral di media sosial. Dikatakan, ia terpaksa menjual rumah tersebut karena kurang akur dengan tetangga.

Bahkan, rumah itu dikatakan sudah ditempati selama 45 tahun. Pria pemilik rumah itu terpaksa menjual rumah tersebut karena tidak pernah tegur sapa dengan tetangganya.

Video itu viral dan menjadi perbincangan netizen setelah diunggah oleh akun Instagram @ndorobeii. 

"Gara-gara tidak pernah disapa tetangganya dan merasa dikucilkan, bapak ini terpaksa menjual rumah warisan keluarga (emoticon sedih)," ditulis pada caption video seperti dilihat Loekitas.blogspot.com pada Rabu (05/05).

Dalam video itu awalnya diperlihatkan kondisi rumah tersebut. Bercat hijau, rumah itu masih tampak kokoh berdiri meski halamannya cukup kotor.

Kemudian, si perekam video bertanya kepada seorang pria yang diduga sebagai pemilik rumah. Ia menanyakan alasan kenapa rumah itu harus dijual, padahal diketahui rumah itu adalah rumah warisan. 

"kenapa pak rumahnya mau dijual pak?," ujar si perekam.

Pria pemilik rumah mengaku terpaksa menjual rumah itu karena tidak akur dengan tetangganya. Ia mengaku tidak pernah  tegur sapa dengan para tetangganya.

Awalnya banyak netizen yang heran dan ikut penasaran kenapa pemilik rumah sampai tidak pernah tegur sapa dengan tetangganya.

Namun ketika diungkap seperti apa sosok tetangganya, fakta baru pun muncul dan bikin netizen kesal sekaligus syok.

Pasalnya tetangga yang dimaksud adalah makam atau kuburan di sekitar rumah tersebut.

Video itu pun viral dan mendapat beragam respon dari netizen.

"aduuh...padahal udah merasa kasian sm bapaknya," ujar salah satu netizen.

"padahal ajak ngobrol pak... Lumayan ngobrol ama batu nisan," tulis netizen lain.

"Akhir yg membagongkan," sahut netizen lain.

Disclaimer: Artikel ini adalah kiriman dari pengguna VIVA.co.id yang diposting di kanal VStory yang berbasis user generate content (UGC). Semua isi tulisan dan konten di dalamnya sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis atau pengguna.