443 Ribu Pemegang Polis AXA Life Pindah ke AXA Financial

Axa Life Secured Payment
Sumber :
  • VIVA.co.id/Mitra Angelia

VIVA – Otoritas Jasa Keuangan memastikan pencabutan izin operasional Asuransi Jiwa AXA Life Indonesia dalam rangka merger yang dilakukan AXA Financial Indonesia tidak akan merugikan konsumen atau pemegang polis. 

img_title Indonesia Re Lampaui Target Semester I 2026, Hasil Underwriting Bersih Melonjak Meski Klaim Kesehatan Naik

Deputi Komisioner Pengawas Industri Keuangan Non Bank OJK, Anggar B Nuraini, mengungkapkan, ada 443 ribu pemegang polis yang akan dialihkan dari AXA Life ke AXA Financial. Peralihan tersebut merupakan bagian dari merger yang dilakukan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Dari hasil merger tersebut, pemegang polis tidak dirugikan karena ini aksi korporasi keduanya dalam single present policy atau kepemilikan tunggal," ujarnya dikutip dari Kabar Pasar, tvOne, Selasa 6 Februari 2018. 

img_title Mengukur Kesiapan Industri Asuransi Menghadapi Dinamika Ekonomi 2026

Dia mengungkapkan, ada 11 produk asuransi yang dipindahkan dalam proses merger tersebut. OJK pun memastikan prosesnya berjalan dengan baik dan tidak merugikan konsumen. 
 
"Konsumen atau pemegang polis jangan khawatir karena mereka akan tetap mendapatkan hak-haknya," ungkapnya. 

Dia pun menegaskan, pencabutan izin usaha AXA Life bukan karena memburuknya kinerja perusahaan, sehingga tidak ada yang perlu dikhawatirkan.

img_title Pendapatan 2024 Tembus Rp2,3 Triliun, Tokio Marine Indonesia Pede Genjot Kinerja Bisnis

Baca juga: OJK Cabut Izin Usaha AXA Life

PSAK 117 mengubah penilaian kinerja industri asuransi. Perusahaan kini perlu memperhatikan profitabilitas

PSAK 117 Bikin Industri Asuransi Berubah, Premi Bukan Lagi Satu-satunya Tolok Ukur Kinerja

PSAK 117 mengubah cara industri asuransi untuk menilai kinerja, mengakui pendapatan premi, mengukur profitabilitas, dan mengelola risiko jangka panjang.

img_title
VIVA.co.id
28 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut