Awal 2018, Cadangan Devisa RI Capai US$131,98 Miliar

Logo Bank Indonesia.
Sumber :
  • REUTERS/Darren Whiteside/Files

VIVA – Bank Indonesia mencatat, posisi cadangan devisa Indonesia akhir Januari 2018 tercatat sebesar US$131,98 miliar. Posisi tersebut, tercatat lebih tinggi dibandingkan cadangan devisa akhir 2017 lalu yang sebesar US$130,2 miliar.

img_title Rupiah Menguat ke Rp 17.590 usai Rilis Cadangan Devisa Agustus 2026 dan Ancaman Iran soal Infrastruktur Minyak di Teluk

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Agusman mengungkapkan, naiknya cadangan devisa Januari dipengaruhi oleh penerimaan devisa dari pajak dan hasil ekspor migas bagian pemerintah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, peningkatan cadangan devisa awal tahun ini juga dipengaruhi oleh penarikan pinjaman luar negeri pemerintah, serta hasil lelang Surat Berharga Bank Indonesia (SBBI) valas.

img_title Cadangan Devisa di Akhir Agustus 2026 Capai US$146 Miliar, Bos BI Ungkap Kapasitasnya untuk Perkuat Rupiah

"Penerimaan devisa tersebut melampaui kebutuhan devisa terutama untuk pembayaran utang luar negeri pemerintah dan SBBI valas jatuh tempo," Jelas Agusman dalam keterangan tertulisnya, Rabu 7 Februari 2018.

Ia mengungkapkan, posisi cadangan devisa pada akhir Januari 2018 tersebut cukup untuk membiayai 8,5 bulan impor atau 8,2 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah.

img_title Rupiah Menguat ke Rp 17.810 Dipengaruhi Cadangan Devisa Juli dan Ketegangan Iran-AS di Timur Tengah

Di samping itu, cadangan devisa tersebut berada di atas standar kecukupan internasional sekitar tiga bulan impor dan mampu mendukung ketahanan sektor eksternal serta menjaga kesinambungan pertumbuhan ekonomi ke depan.

IHSG

IHSG Kembali Menguat Pagi Ini, Pasar Menanti Arah The Fed dan Data Cadangan Devisa

IHSG pagi hari ini dibuka menguat sebesar 0,28% ke level 6.210,42. Investor mencermati cadangan devisa Indonesia dan risalah The Fed yang terbit dini hari.

img_title
VIVA.co.id
7 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut