Konstruksi Becakayu Roboh, Saham Waskita Ikut Anjlok

Tiang Pancang yang Roboh di Tol Becakayu
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Aprillio Akbar

VIVA – Saham BUMN konstruksi PT Waskita Karya (Persero) Tbk, merosot pada perdagangan Selasa pagi 20 Februari 2018. Setelah insiden yang terjadi pada proyek Jalan Tol Becakayu dini hari tadi. 

img_title Buka Akses Lebih Luas ke Investor Global, EMAS Perpotensi Masuk GDX

Seperti diketahui, bekisting pierhead yang merupakan konstruksi beton di atas tiang pancang proyek tersebut, roboh sekitar pukul 03.00 dini hari. Tujuh orang menjadi korban luka-luka dalam insiden tersebut. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dikutip dari pergerakan saham Bursa Efek Indonesia (BEI), saham emiten dengan kode WSKT ini turun 1,61 persen hingga perdagangan pukul 11.01 WIB. Saham WSKT dibanderol turun ke level terendahnya seharga Rp3.060 per unit turun 50 poin dari pembukaan pagi seharga Rp3.110 per unit saham. 

img_title Tiga Mobil Kecelakaan Beruntun di Tol Becakayu, 8 Orang Luka-luka

WSKT sempat naik sebentar ke level tertingginya pada hari ini seharga Rp3.150 per unit saham. Setelah kemudian kembali merosot. 

Seperti diketahui, proyek Jalan Tol Becakayu merupakan Proyek Strategis Nasional (PSN) yang dikerjakan oleh PT Waskita Karya mulai tahun 2014 dengan nilai kontrak Rp7,23 triliun dan memiliki panjang ruas 11 km.  

img_title Pengemudi Mobil Konvoi Sambil Zig-zag di Tol Becakayu, Kena Tegur Polisi

Baca juga: Waskita Tegaskan, Bukan Tiang Pancang Becakayu yang Roboh

Direktur dan Corporate Secretary Sido Muncul Budiyanto.

Semester I-2026, Kinerja Ekspor Sido Muncul Naik 28 Persen

Ekpansi global, PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO) mencatatkan pertumbuhan penjualan ekspor sebesar 28 persen secara tahunan pada semester I-2026.

img_title
VIVA.co.id
9 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut